quote feed-section sponsor-promos cf show linkedin dugout

Berita Tim Utama

Video 1 Galeri

Pantauan Lawan: Liverpool!

Manchester CIty akan melawat ke Anfield pada hari Minggu (14/1) dan mengusung berbagai misi. @rasyidMCFC coba mengurainya...

Pep v Klopp

Tidak ada pelatih yang mengalahkan Pep Guardiola lebih banyak ketimbang Jurgen Klopp di semua kompetisi. Klopp menang 5 kali dari sembilan pertemuan mereka di Bundesliga, sementara dari tiga pertemuan keduanya di ajang Premier League, hasilnya sama rata (1W1D1L).

Lebih dari itu, keduanya memiliki gaya bermain yang serupa. Penguasaan bola dan sepak bola menyerang adalah ruh dalam permainan mereka. Cepat merebut bola setelah kehilanganya dan menghambat skema lawan saat membangun permainan, Gegenpressing mereka menyebutnya.

Terakhir kali bersua, Pep Guardiola pulang dengan tawa bahagia, mencatatkan kemenangan terbesar The Blues dalam 82 tahun terakhir melawan The Reds dengan skor 5-0 di Etihad.

Menarik kita nantikan siapa yang akan tertawa di akhir laga?

Adu cepat dua sayap

Tempo cepat (dikali dua) adalah sebuah kepastian jika Sterling, Sane, Mane dan Salah bermain di satu lapangan.

Pertarungan kedua sisi akan sangat sengit, siapapun yang akan mengisi slot bek sayap harus ekstra waspada akan kecepatan pemain di atas. Terlebih, sektor ini menjadi penyumbang gol terbanyak untuk kedua belah tim di Premier League sejauh ini.

Raheem Sterling telah mengoleksi 14 gol - dua kali lipat dari torehan golnya dari musim lalu. Sementara Mohammad Salah, tengah membara dengan torehan 22 gol dalam 21 laga.

Sedikit saja lengah, tiga angka bisa melayang.

ON TARGET: Leroy Sane fires an effort goalwards.

Akhiri kutukan Anfield

Sejak terakhir kali mengalahkan The Reds 1-2 bulan Mei 2003, The Blues belum lagi mencicipi kemenangan dari 14 pertandingan di Anfield.

Musim ini pun Liverpool belum ternoda di kandang dengan hanya kemasukan empat gol, menjadikannya tim paling sedikit kobobolan di rumah sendiri.

Namun performa sensasional kita musim ini tidak bisa dipandang sebelah mata. City memenangkan 10 dari 11 pertandingan tandang sepanjang musim ini dan tak terkalahkan sejak April musim lalu dengan total 35 gol dan hanya 7 kali kebobolan.

Sesuatu yang kita yakini akan segera menghakhiri kutukan di Anfield.

Ini waktunya, Sergio!

Tidak hanya The Blues, Anfield juga menjadi salah satu tempat angker bagi Sergio Aguero. Dalam lima kali kunjungan terakhirnya, Sergio belum lagi mengoyak gawang tim Merseyside tersebut.

Namun begitu, penyerang Argentina adalah pemain yang rajin mencetak gol ke gawang Mignolet (6 gol dari 11 pertemuan) dan menjadikannya pemain tersubur di skuat Pep Guardiola kala bersua The Reds.

Berbekal gol kemenangan di laga terakhir melawan Bristol City, Aguero tentu menatap laga di Anfield dengan semangat yang masih membara.

Efek Coutinho

Kepergian pemain sekelas Coutinho tentu akan berdampak pada tim manapun, tapi fans City tentu tidak akan kecewa melihatnya pergi dari Liverpool.

Coutinho adalah salah satu pemain yang kerap merepotkan The Blues dengan tendangan jarak jauh dan aksi spektakulernya, ia mengoleksi lima gol dan satu assist dalam tujuh pertandingan melawan City.

Kendati kombinasi Mo Salah, Firmino dan Sadio Mane akan menjadi momok besar bagi Otamendi cs, setidaknya gawang kita bebas dari ancaman tendangan geledek dari jarak 20 meter.

Prediksi mimin

Sergio Aguero akan kembali mengembalikan performanya di Anfield, begitupun Raheem Sterling yang kembali ke Anfield untuk membuktikan tajinya.

Skor akhir: Liverpool 1-2 Man City