quote feed-section sponsor-promos cf show linkedin dugout

Berita Tim Utama

Video 1 Galeri

Bedah Taktik: Kuncinya ada di kebebasan

PROBING: Sergio Agüero reaches the byline during the opening exchanges.

PROBING: Sergio Agüero reaches the byline during the opening exchanges.

Mengupas strategi di balik kemenangan City atas Newcastle United bersama @RasyidMCFC...

Bermain di hadapan pendukung sendiri setelah kekalahan tipis dari Liverpool pekan lalu membuat pasukan Pep Guardiola 'dituntut' tampil tanpa celah. Tampil dengan formasi terbaiknya minus Fabian Delph yang dibekap cedera, tak membuat permainan The Blues tampak cacat sedikitpun.

Fleksibilitas Tanpa Batas

Bukan hal asing bagi Pep Guardiola untuk memberikan kebebasan bagi pemainnya untuk berkreasi, terutama di sepertiga akhir lapangan.

Ilkay Gundogan pernah mengutarakan hal yang serupa dalam sebuah wawancara sebelum laga melawan Bristol City, gelandang Jerman tersebut mengatakan Guardiola tidak terlalu banyak memberi instruksi kepada pemainnya.

"Normalnya di saat seperti ini, pelatih tidak banyak mengatakan apa yang harus kami lakukan. Ia hanya perlu mengingatkan kami bagaimana cara bermain menghadapi formasi tertentu." papar Ilkay.

Tampil dengan formasi 4-3-3 di awal, The Blues kemudian bertransformasi menjadi 2-3-5 saat menyerang dan memberikan Guardiola opsi untuk membangun serangan dengan segala cara. Sementara Newcastle yang juga menerapkan formasi 4-3-3, perlahan mengubahnya menjadi 4-5-1 untuk mengimbangi gelombang serangan The Citizens.

Newcastle tampil cukup meyakinkan di awal babak, memberikan City serangan kejutan lewat Christian Atsu di sisi kiri dan membuat Ederson menjadi orang pertama yang sibuk di bawah mistarnya. Namun hal ini tak berlangsung lama, tidak efisiennya operan anak asuh Rafa Benitez membuat serangan mereka kerap terputus dan rentan dengan serangan balik cepat City, hanya offside yang menyelamatkan mereka dari gol Raheem Sterling. Alhasil, Rafa Benitez dengan cepat mengembalikan tim ke setingan awalnya - formasi super bertahan.  

Sekali lagi, kita semua tahu apa yang terjadi ketika City diberikan ruang dan keleluasaan dalam mengolah si kulit bundar. Tanpa buang waktu, The Citizens langsung mengontrol pertandingan dan mengancam lewat berbagai variasi serangan. The Blues memberikan Newcastle opsi yang sulit dalam bertahan, serangan tak terduga ini membuat kepanikan di daerah pertahanan Newcastle sehingga mereka harus rela kehilangan 18 sepak pojok.

Jika kita melihat apa yang terjadi di lapangan, tidak ada satupun pemain yang terpaku dengan peran alami mereka. Raheem Sterling dan Leroy Sane yang jarang meninggalkan sisi dominan mereka, beberapa kali tertangkap tangan bertukar posisi dengan Raheem Sterling. Tak jarang salah satu dari mereka berdiri melebar dan satunya berdampingan dengan Kun di depan.

Zinchenko dan Kyle Walker tampil dinamis dengan overlapping-nya, melebar di kedua sisi dan menjelajah area tengah untuk melengkapi mimpi buruk Javier Manquillo dan Paul Dummet di kedua sayap.

Sergio Aguero lebih sering turun ke dalam menjemput bola ketimbang berdiam diri menunggu suplai rekannya, namun begitu tetap berhasil mengantongi hattrick ke-11 nya bersama The Blues.

Sepertinya fleksibilitas tanpa batas yang ditanamkan Pep Guardiola kepada pemainnya berhasil diterjemahkan dengan sempurna tanpa perlu banyak bicara. 

Angka berbicara

Jika kita melihat statistik, ada lima pemain City yang mengantongi lebih dari 100 sentuhan; Fernandinho, Kevin De Bruyne, David Silva, Kyle Walker dan Oleks Zinchenko.

Nama terakhir, yang tampil di starting line up untuk pertama kalinya, mampu menjalankan peran dadakannya dengan luar biasa. Zinchenko mengoleksi 139 sentuhan (tertinggi), 94 persen akurasi umpan, dua tekel sukses dan lima ball recovery. Penampilan terbaiknya sejauh ini.

Hattrick yang dibukukan Aguero menambah deretan rekornya melawan Newcastle menjadi 14 gol dalam 12 laga, termasuk dua hattrick.

City juga berhasil mengoleksi 80.7% penguasaan bola sepanjang 94 menit, 18 sepak pojok tanpa balas, dan sebuah penampilan yang luar biasa.