1 Bernardo tunjukkan kelasnya
Ia menjanjikan ada banyak hal-hal hebat yang akan ia perlihatkan dan ia menepati janjinya.
Bernardo Silva tampil super kontra Cardiff, ia menjadi ancaman konstan dan tampil begitu hidup sepanjang pertandingan.
Mungkin jika keberuntungan bersamanya – ia harusnya merayakan beberapa gol, tetapi golnya secara tidak adil dianulir wasit.
Bernardo tengah beradaptasi dengan kehidupan di Inggris, ia selalu berada satu langkah di depan lawannya dan umpan silang yang ia lepaskan untuk gol Raheem Sterling adalah sebuah kesempurnaan.
Gelandang Portugal itu akan menjadi bintang besar dan favorit publik Etihad.
2 Kehilangan Leroy
Kehilangan Leroy Sane untuk beberapa waktu lamanya merupakan pukulan bagi the Blues.
Kecepatan, skill dan penetrasinya menjadi ancaman besar bagi siapapun lawan yang dihadapi City, tetapi sepertinya ia harus melewati beberapa pertandingan pasca menerima tekel berbahaya dari pemain Cardiff Joe Bennett yang secara mengejutkan tidak mendapatkan kartu merah langsung setelah mengasari Leroy.
Gelandang muda tersebut telah menciptakan gol sepanjang musim ini dan kita hanya bisa berharap ia segera pulih dan kembali meneror lawan-lawan City dari sayap kiri.
3 Blues masih berpeluang wujudkan mimpi yang mustahil
Bagaimanapun Anda melihatnya, City masih berpeluang meraih empat trofi besar pada musim ini.
Pep berkata bahwa mustahil meraihnya dan mungkin sejarah membuktikan demikian.
Tetapi – dengan kepastian majunya kita ke final Carabao Cup, masih bertahan di babak 16 besar Liga Champions dan unggul jauh 12 angka di puncak klasemen Premier League, City kini juga memastikan satu tempat di 16 besar FA Cup dan hanya berjarak dua kemenangan lagi dari sebuah perjalanan lainnya ke Wembley (semifinal FA Cup).
Kehilangan Sane, Fabian Delph, Gabriel Jesus terbukti menyulitkan, faktor larangan bermain karena akumulasi kartu juga bisa menjadi faktor pembeda, juga ada beberapa momen menegangkan saat Aguero merintih kesakitan di lapangan saat melawan Cardiff.
Tetapi faktanya, the Blues masih nyaman di semua kompetisi yang kita jalani dan mengingat performa gemilang pada musim ini masih berlanjut, semua masih mungkin terjadi.
4 Peringatan Pep
Bos City percaya bahwa para pemain – bukan hanya pemainnya – tidak dilindungi secara maksimal oleh perangkat pertandingan, dan laga kontra Cardiff menjadi buktinya.
Kita sudah melihat dengan mata kepala sendiri beberapa kali Kevin De Bruyne menerima tekel kotor pada musim ini, hanya keajaiban yang membuat Sterling dan Sane tidak mendapat cedera yang mengakhiri musim mereka.
Bos the Blues bukannya berkata bahwa pemain tidak boleh ditekel, tetapi ia hanya meminta hukuman diberikan kepada tekel-tekel yang bertujuan mematahkan kaki dan engkel.
Wasit punya pekerjaan yang berat dan sepertinya VAR akan digunakan di setiap pertandingan tingkat tinggi – di setiap kasus tekel yang membuat cedera pemain serius, harusnya langsung diberikan kartu merah.
5 Away day Blues?
Jika City diundi menjalani partai tandang di putaran kelima FA Cup – dimana hasilnya memang demikian (kontra Wigan), the Blues akan menjalani empat pertandingan beruntun di laga tandang.
Beruntungnya, musim ini 16 kemenangan dari 19 dibuat City jauh dari Etihad, dan the Blues merekam sebuah musim terbaik sepanjang masa bagi rekor tandang dan lebih menikmati away day ketimbang tim lainnya.