quote feed-section sponsor-promos cf show linkedin dugout

Berita Tim Utama

Video 1 Galeri

Piala Duna A-Z: G untuk Jerman

RUSSIA 2018: G is for Germany

RUSSIA 2018: G is for Germany

Jerman dan Ilkay Gundogan menjadi fokus A-Z Piala Dunia bertemakan City.

Jerman begitu lekat dengan kesuksesan di Piala Dunia, dan datang ke Rusia sebagai favorit untuk mempertahankan gelar yang mereka boyong dengan begitu meyakinkan empat tahun lalu di Brasil.

Gelandang City Ilkay Gundogan dan mantan bek City Jerome Boateng menjadi bagian dari 23 pemain yang dipilih manajer Joachim Low untuk ke partai final di Rusia.

Saking bergelimpangan pemain bertalenta, Joachim Low merasa tidak keberatan mencoret Young Player of the Year City yang tampil begitu cemerlang musim lalu – Leroy Sane.

Selain kualitas yang tak diragukan, Jerman juga memiliki segudang pemain berpengalaman yang jarang sekali tampil mengecewakan saat menyambut laga maha besar.

Diundi ke dalam satu grup bersama Meksiko, Swedia, dan Korea Selatan, Jerman percaya diri bisa mengawali turnamen mereka dengan lancar dan mereka paham bahwa sejarah memihak mereka.

Menang di tahun 1954, 1974, dan 2014 serta menjadi runner-up di tahun 1966, 1982, 1986 dan 2002 menggambarkan betapa Jerman menjadi kekuatan mutlak di ajang Piala Dunia.

Sosok seperti Manuel Neuer, bek tengah Matts Hummels, maestro lini tengah Toni Kroos, dan striker Thomas Muller begitu penting dalam kesuksesan tim Panser di Brasil pada tahun 2014 – jadi para pemain mereka paham apa yang dibutuhkan untuk kembali menjadi juara.

Tidak mengejutkan jika banyak pundit yang menjagokan Jerman menjadi juara dan jika mereka kembali berhasil tahun ini – mereka akan mejadi negara pertama yang berhasil mempertahankan gelar Piala Dunia semenjak terakhir kali Brasil melakukannya di tahun 1962.

Tergantung hasil, ada kemungkinan Inggris bisa bertemu Jerman di perempat final jika keduanya lolos dari babak grup.

Melihat rekor Jerman, laga ini mungkin menjadi partai yang ingin dihindari oleh Gareth Southgate!