quote feed-section sponsor-promos cf show linkedin dugout

Berita Tim Utama

Video 1 Galeri

Piala Dunia A-Z: C untuk Cruz

ACTION MAN: Roque Santa Cruz in the thick of the action for Paraguay against Spain at the 2010 World Cup finals

ACTION MAN: Roque Santa Cruz in the thick of the action for Paraguay against Spain at the 2010 World Cup finals

Menjelang Piala Dunia Rusia 2018, kami menyajikan A-Z Piala Dunia versi City.

C untuk Roque Santa Cruz

Penyerang Roque Santa Cruz boleh jadi merasakan frustasi selama empat tahunnya bersama Manchester City antara tahun 2009 dan 2013, namun penampilannya di Piala Dunia sangatlah impresif.

Penyerang asal Paraguay ini membawa negaranya lolos ke tiga turnamen Piala Dunia - 2002, 2006 dan 2010.

Tahun 2002 di Jepang dan Korea Selatan, eks pemain City, Bayern Munchen dan Blackburn ini mencetak gol di laga pembuka Paraguay melawan Afrika Selatan 2-2 dan ia juga mencetak gol saat kalah 3-1 melawan Spanyol sebelum membantu tim Amerika Selatan ini mengalahkan Slovenia 3-1 untuk mengunci tempat di babak 16 besar.

Santa Cruz juga tampil saat kalah melawan Jerman 1-0 di laga yang sangat sengit.

Empat tahun kemudian, Roque dan kompatriotnya kembali lolos ke Piala Dunia 2006 di Jerman.

END OF THE WORLD: Roque Santa Cruz consoles his team-mates after Paraguay's 2010 World Cup elimination

Namun begitu, turnamen ini berakhir mengecewakan bagi Paraguay yang harus tersisih dari babak grup usai kalah 1-0 atas Inggris dan 2-0 atas Swedia sebelum menang melawan Trinidad dan Tobago di laga terakhir grup dan menduduki peringkat ketiga.

Empat tahun kemudian, setelah mencetak banyak gol di kualifikasi zona Amerika Selatan, Roque dan Paraguay lolos ke Piala Dunia Afrika Selatan 2010 dengan peringkat tertinggi hingga saat ini.

Walaupun cedera membuatnya menjadi pemain pengganti di laga pembuka melawan Italia yang berkesudahan 1-1, Roque tampil sejak awal dalam kemenangan 2-0 atas Slovakia dan imbang tanpa gol melawan Selandia Baru.

Hasil itu meloloskan Albirojja ke babak 16 besar melawan Jepang di mana mereka berhasil memastikan tempat di babak delapan besar lewat drama adu penalti (5-3).

Paraguay kemudian terhenti oleh juara dunia saat itu, Spanyol... namun usai perjuangan yang hebat, gol David Villa di menit ke-83 mengakhiri sepak terjang Santa Cruz di Piala Dunia berakhir.