quote linkedin dugout

Berita Tim Utama

Video 1 Galeri

Bedah Taktik: Seperti menonton siaran ulang

​MAGICIAN OFF THE MARK: David Silva adds City's second.

​MAGICIAN OFF THE MARK: David Silva adds City's second.

Hasil serupa final Carabao Cup terulang kembali saat City bertamu ke Emirates Stadium.

Manchester City kembali tampil perkasa melawan Arsenal di pertemuan kedua dalam empat hari.

Bernardo Silva, David Silva dan Leroy Sane menjadi aktor di balik kemenangan 0-3 (lagi) City di Emirates.

Berikut adalah poin-poin penting dari laga tersebut.

De Ja Vu

Belum juga usai euforia kita di Carabao Cup, City sudah kembali bersua dengan The Gunners. Tidak hanya lawan yang sama, papan skor pun juga menunjukkan hasil yang serupa.

Jadwal yang padat di Liga mengharuskan City kembali ke London Utara dari Manchester dalam rentan empat hari.

Hal ini tidak hanya menguras fisik tapi juga mental pemain, namun tim mampu menunjukkan karakter juara dengan mengulangi performa gemilangnya melawan Arsenal.

Berbekal dua perubahan dari pertemuan sebelumnya - Bernardo Silva dan Ederson masuk - kita seperti disuguhkan tayangan ulang final Carabao Cup.

Arsenal tampil menyerang di menit awal namun seperti yang sudah-sudah, City perlahan ambil alih permainan dan mendikte perlawanan Arsenal.

David Silva kembali muncul di papan skor usai kerja sama apik dengan Sane dan Aguero.

Di mistar gawang, Ederson mengulangi aksi heroik Bravo yang menggagalkan peluang Aubameyang, kali ini kita melihatnya dari titik 12 pas.

Skor yang sama pun terulang, tiga gol diberondong ke gawang lawan lewat kaki Duo Silva dan Leroy Sane di 45 menit pertama - yang mungkin satu-satunya pembeda dengan laga sebelumnya.

In-Sane

Terlibat di semua gol yang tercipta malam itu, Leroy Sane mencabik pertahanan Arsenal dari dari sayap kiri.

Di usia yang masih belia - 22 tahun - kecepatannya sungguh menakutkan, keseimbangannya amat sempurna, kemampuan olah bolanya tak perlu diragukan - Membayangkannya di masa depan, pemain ini bisa menjadi segalanya.

Pergerakan Sane sulit untuk ditebak lawan, kadang ia cut inside, kadang melebar ke tepi lapangan, tak jarang juga turun ke dalam membantu pertahanan dan mengawali serangan kilat.

Guardiola tahu betul bagaimana cara ‘mengaktivasi’ kinerja Sane di dalam skuat, bersama dengan David Silva dan Aguero saat merangkai gol kedua, kita seakan tengah menyaksikan pemain yang telah 10 tahun bermain bersama.

Satu assist kepada Bernardo dan satu golnya adalah buah manis dari penampilan In-Sane nya malam itu.

Emirates Membiru

Manchester - London - Manchester - London adalah rute yang ditempuh Citizens dalam waktu empat hari ditambah cuaca dingin membeku.

Namun begitu, 4000 kursi penonton tetap penuh terisi. Bernyanyi lantang sepanjang 90 menit adalah bentuk dukungan moral yang dibutuhkan tim untuk terus mengarungi kompetisi.

Di kala jadwal padat dan fisik terkuras, moral adalah bekal terakhir yang bisa dibawa hingga akhir laga.

Dan ‘akuisisi’ Emirates Stadium - dan juga garis lapangan berwarna biru - barangkali adalah cerminan hasil akhir malam itu.