Ini merupakan musim Premier League yang menakjubkan bagi Manchester City

Serangkaian rekor dipecahkan dalam perjalanan merengkih titel Premier League ketiga dalam tujuh musim terakhir, satu tempat dalam sejarah tim-tim terbaik Premier League bagi City kini sudah dipastikan.

Kita mencetak lebih banyak gol, memenangkan lebih banyak pertandingan, dan memetik lebih banyak poin ketimbang tim manapun dalam sejarah liga Inggris. Kita juga mampu mencatatkan perbedaan produktivitas gol terbaik, poin tandang tertinggi dan selisih angka terbanyak dari posisi kedua. Kualitas sepakbola yang ditampilkan sepanjang musim juga sangat fenomenal.

Tetapi bagaimana penampilan kita di musim 2017/18 jika dibandingkan dengan lima juara dari lima liga Eropa terbaik?

100 poin yang diraih City jauh lebih banyak ketimbang juara liga Eropa lainnya. Juventus merupakan pesaing terdekat dengan 95 poin di Serie A, diikuti oleh PSG dan Barcelona yang sama-sama meraih 93 poin.

32 kemenangan yang kita catatkan juga sangat sulit dilewati, Juventus ada di tempat kedua dengan 30 kemenangan. Rekor ini berarti City memenangkan 85% dari seluruh laga. Bayern Munich yang memainkan empat laga lebih sedikit di Bundesliga, memenangkan 27 dari 34 pertadingan – itu berarti rasio 79% kemenangan.

Barcelona adalah tim yang paling sulit dikalahkan. Mereka hanya kalah sekali – di laga pamungkas yaitu partai tandang kontra Levante (5-4), ini sekaligus menggagalkan prediket ‘Invincible’ atau tak terkalahkan sepanjang musim. Dua kekalahan yang diderita City pada musim ini membuat the Blues punya rekor kedua terbaik dalam hal ini..

PSG mencetak 108 gol di Ligue 1, membuat mereka menjadi pencetak gol terbanyak, diikuti City dengan 106 gol, dan Barcelona di tempat ketiga dengan 99 gol.

Perbedaan selisih gol kita di angka +79 disamai oleh PSG – rekor impresif di urutan pertama. Sementara itu Barcelona yang punya perbedaan selisih gol di angka +70 menduduki peringkat kedua.

Sedangkan untuk kategori jarak terbesar dari peringkat kedua di liga dipegang oleh Bayern Munich yang menjadi juara dengan selisih 21 poin atas peringkat dua Schalke. Meski Bayern hanya memainkan 34 pertandingan sepanjang musim, ini menunjukkan dominasi yang luar biasa. Menariknya, Serie A menjadi kompetisi yang paling sengit dimana Juventus meraih gelar hanya dengan selisih empat angka atas Napoli.

Rekor City – bahkan saat dibandingkan dengan para jawara Eropa lainnya, sungguh impresif, dimana konsistensi kita sepanjang musim menuai pujian dari seluruh penjuru dunia sepakbola.

Premier League: City

Rekor

Main: 38

Menang: 32

Seri: 4

Kalah: 2

Poin: 100

Gol yang dicetak: 106

Kebobolan: 27

Selisih gol: +79

Perbedaan poin dengan peringkat dua: 19

LaLiga: Barcelona

Rekor

Main: 38

Menang: 28

Seri: 9

Kalah: 1

Poin: 93

Gol yang dicetak: 99

Kebobolan: 29

Selisih gol: +70

Perbedaan poin dengan peringkat dua: 14

Bundesliga: Bayern Munich

Rekor

Main: 34

Menang: 27

Seri: 3

Kalah: 4

Poin: 84

Gol yang dicetak: 92

Kebobolan: 28

Selisih gol: +64

Perbedaan poin dari peringkat dua : 21

Ligue 1: PSG

Rekor

Main: 38

Menang: 29

Seri: 6

Kalah: 3

Poin: 93

Gol yang dicetak: 108

Kebobolan: 29

Selisih gol: +79

Perbedaan poin dengan peringkat dua : 13

Serie A: Juventus

Rekor

Main: 38

Menang: 30

Seri: 5

Kalah: 3

Poin: 95

Gol yang dicetak: 86

Kebobolan: 24

Selisih gol: +62

Perbedaan poin dari peringkat dua: 4