Winger timnas Inggris tersebut mencetak dua gol dan dua assist, Guardiola puas dengan penampilannya.
“Ia adalah pemain top, tetapi ia masih muda. Ia luar biasa, tajam, cepat, pintar, berani bertarung, ambisius, menentukan, bisa tampil di kedua sisi, mampu menerima bola dibelakang garis.
“Penampilannya luar biasa – dengan atau tanpa bola. Tetapi dengan para pemain muda seperti Leroy berpikir mereka masih bisa berkembang. Ia harus meningkatkan kualitasnya dalam situasi satu lawan satu, kecepatannya, luar biasa,” tutur Pep.
Penampilan Sterling di musim pertamanya tidak begitu spesial, hanya mencetak 10 gol. Namun kini di bawah Pep – perkembangan signifikan terjadi pada pemain Inggris tersebut, musim lalu ia melewati batas 20 gol dan tak ada tanda-tanda produktifitasnya melambat pada musim ini. Guardiola menjelaskan bahwa ia dan staff kepelatihannya membantu Sterling memperbaiki faktor psikologisnya agar lebih produktif.
“Pikirannya. Pada musim pertama, bola datang dan ia ketakutan. Ia melihat kepada siapa ia harus mengoper bola. Kami berbicara tentang ini dan membantunya mencetak gol, untuk lebih agresif, tidak masalah jika ia melewatkan peluang. Saya pikir sekarang ia menikmati mencetak gol dan membuat assist – serta menjadi pemain penting, pemain yang menentukan kemenangan. Ia sangat penting. Ia sudah stabil dan fokus. Ia bisa menjadi pemain yang lebih baik. Mencapai apapun yang ia inginkan,” ujar Pep.
Anak asuh Guardiola memberondong enam gol ke gawang Southampton – seakan menjadi peringatan bagi seluruh tim di Premeir League. Apakah tim lawan ketakutan dengan penampilan tersebut?
“Jika mereka melihat penampilan kami di 20 menit pertama, maka – ya (lawan akan takut kepada City). Tetapi masih banyak laga untuk dimainkan. Kami beruntung bisa mencetak gol di akhir babak pertama. Tanpa bola kami kebobolan banyak (peluang). Kami kecolongan banyak sepak pojok, tendangan bebas dan mereka punya striker terbaik (dalam memainkan bola mati). Selalu berbahaya (saat kecolongan banyak bola mati) namunsaya puas dengan hasil dan penampilan kami. Tetapi para pemain memberi saya sinyal di beberapa area belum sempurna,” tutup Pep.