quote feed-section sponsor-promos cf show linkedin dugout

Berita Tim Utama

Video 1 Galeri

Given: Ederson adalah kiper terbaik di dunia

STEADY EDDIE: Ederson watches on as City see the game out

STEADY EDDIE: Ederson watches on as City see the game out

Shay Given percaya Ederson adalah kiper terbaik di dunia.

Namun eks pemain internasional Irlandia ini menegaskan bahwa masih banyak potensi yang akan muncul dari kiper berusia 23 tahun tersebut.

Ederson bergabung dengan City pada musim panas 2017 dan merupakan bagian vital dari skuat yang memenangkan memecahkan rekor poin di Premier League. 

Kemampuannya mengolah bola dengan kakinya merevolusi permainan City dan Given sangat kagum kepadanya.

"Ia masih relatif muda untuk seorang kiper dan ia masih berkembang," ujar Given kepada mancity.com

"Ia adalah rekrutan yang luar biasa, ia mungkin tidak terlalu dikenal saat pertama datang.

"Namun ia melakukan tugasnya dengan baik, memenangkan titel Premier League, dan tentu dengan gayanya yang sesuai keinginan Guardiola.

"Bagi saya, Ederson adalah kiper terbaik di dunia dengan bola di kakinya dan saya tidak mengatakannya begitu saja.

"Banyak kiper-kiper hebat - [Marc-Andre] Ter Stegen, [Manuel] Neuer - namun bagi saya ia sangat nyaman memainkan bola dengan kakinya.

"Itu adalah cara yang benar-benar diingankan Pep dan ketika City memiliki bola, Ederson pada dasarnya menjadi pemain lapangan, dan ia bisa saja melepas sarung tangannya karena ia sangat bagus bermain dengan kakinya!

Dan tahun lalu ia melakukan beberapa penyelamatan penting di laga-laga besar, yang terkadang tidak banyak dibicarakan karena City pada akhirnya menang dengan dua atau tiga-nol.

"Namun di partai penting musim lalu, ia tampil dengan gemilang."

Gaya Ederson terkadang dideskripsikan sangat berisiko, namun ia datang dengan ganjaran yang penting pula.

Ia kerap mengundang penyerang untuk menutupnya, menciptakan ruang di belakang yang bisa ia manfaatkan dengan umpan jauhnya.

Given mengakui pendekatannya bisa berbahaya namun merupakan kunci gaya permainan City. 

"Itu berisiko tinggi namun pada saat yang bersamaan Ederson tahu karena mereka melakukannya sehari-hari dan seseorang akan memberikannya opsi, bahkan saat ia ditekan lawan," ujar Given.

"Bek tengah diperintahkan untuk turun melebar, dan pemain no.6, biasanya Fernandinho, akan menjemput bola dari lini tengah dan bek sayap berada di posisi yang lebih maju, jadi ia tahu selalu ada opsi untuk bermain. 

"Dan bahkan ketika tidak ada pun, ia bisa melakukan gocekan dan membuka ruang permainan.

"Tapi itulah yang Guardiola inginkan. Ia ingin mengundang lawan untuk menutup ruang kiper karena itu akan membuka ruang di tempat lain dan Ederson sangat lihat akan itu."

TRUE BLUE: Elano says his time with Manchester City was a special period he will always cherish

Interviews

Elano: City are so special to me

View original post

City hanya kebobolan lima kali dalam 12 laga Premier League sejauh ini, hanya satu yang datang dari permainan terbuka.

John Stones dan Aymeric Laporte telah menerima banyak pujian atas duet mereka di jantung pertahanan yang begitu sensasional.

Given, yang kini merupakan pelatih kiper Derby County, percaya duet mereka sangat sesuai dengan prinsip Guardiola.

"Tentu Laporte datang pada jendela transfer musim dingin dan tidak bermain secara reguler, Otamendi mungkin bek tengah utama," ujarnya.

"Tapi dengan Stones dan Laporte tahun ini - Anda tidak bisa benar-benar menyebut mereka tanpa menyinggung Fernandinho di depan mereka karena ia tampil fenomenal - tapi keduanya merupakan duet yang kuat.

"Mereka berdua nyaman dengan bola dan kedua tenang ketika menerima bola, yang lagi-lagi persis seperti apa yang diinginkan Pep. Namun di sisi lain, dari situasi bola mati, mereka berdua gemar masuk ke kotak penalti dan sangat kuat di bola-bola udara."