quote feed-section sponsor-promos cf show linkedin dugout

Berita Tim Utama

Video 1 Galeri

Bedah Taktik: Berikan kami bukit berbatu!

City membuktikan mereka bisa bermain dengan identitas di lapangan yang buruk sekalipun.

Benteng Blues

Tak terkalahkan di 10 pertandingan awal Premier League adalah buah dari solidnya lini belakang The Blues musim ini - dan Aymeric Laporte adalah salah satu kunci kesuksesannya,

Dari 19 pertandingan yang telah ia lakoni, Laporte belum pernah sama sekali merasakan kekalahan (17 menang, 2 imbang).

Pencapaian ini tergolong fantastis mengingat Laporte baru menginjakkan kaki di kancah Premier pada bulan Januari 2018.

REACTION: A word from Aymeric Laporte after City's 1-0 win over Spurs.

Laporte kini menjadi pemain dengan rekor tak terkalahkan terbanyak di sejarah Premier League - disusul Benjamin Mendy yang tak terkalahkan dalam 14 pertandingan.

Benteng Blues semakin kokoh dengan kehadiran Ederson di bawah mistar, hingga saat ini kiper asal Brasil tersebut berhasil menjaga keperawanan gawangnya di enam laga Premier League secara beruntun.

Khusus di laga melawan Spurs, barisan belakang City sukses meredam gedoran Harry Kane cs yang minim mendapatkan peluang bersih, terutama di satu jam pertama.

Mengingat Spurs tidak pernah kalah dalam 34 laga saat tertinggal di babak pertama, catatan ini terasa semakin impresif.

Touchdown

Tepat sehari sebelum pertandingan menghadapi Spurs, stadion Wembley kedatangan tamu dari NFL yang mempertemukan Philadelphia Eagles dan Jacksonville Jaguars.

Praktis, staf lapangan hanya punya waktu persiapan tak lebih dari 28 jam agar lapangan layak dipergunakan oleh kedua tim yang terkenal gemar membangun permainan dari belakang dan mengandalkan bola-bola bawah dalam permainan.

Hingga waktu pertandingan dimulai, lapangan yang disulap menjadi standar American Football pun tak banyak berubah.

Logo NFL masih terpampang jelas di lingkaran kick-off, garis berlapis belum kunjung hilang, lebih parahnya lagi rumput rusak serta lapangan yang tidak rata berpotensi menghambat ritme permainan, terutama Pep Guardiola.

REMEMBRANCE: A minutes silence before kick-off.

Hal ini bahkan dijadikan 'momentum' oleh Poch di konferensi pers: "Kami menghadapi tim terbaik di dunia - mungkin itu akan membantu," ujarnya dengan nada canda - seraya mengamininya.

Tapi, kekhawatiran tersebut seakan sirna sesaat laga dimulai.

City tetap bermain konsisten dengan bola bawahnya, aliran kaki ke kaki yang dimotori David dan Bernardo Silva seakan mengalir tanpa hambatan, peluang datang secara bergelombang, City bahkan unggul hampir di semua statistik, termasuk penguasaan bola.

Hal ini boleh jadi menunjukkan bahwa faktor non teknis tidak berlaku di kamus Pep Guardiola. Penyesuaian dan persiapan di sesi latihan adalah kunci kematangan di lapangan.

Jika main di lapangan NFL kami bisa 'touchdown', mungkin bukit berbatu pun kami bisa taklukan.

Rumah kedua

Wembley boleh jadi akan menjadi rumah Spurs di sepanjang musim ini, namun justru City yang tampak bermain lebih nyaman.

Selama tahun 2018, City telah empat kali bermain di Wembley dan dalam keempat kesempatan itu pula City berhasil memetik poin maksimal.

Dimulai dari final Carabao Cup melawan Arsenal, disusul melawan Spurs satu bulan kemudian, Community Shield melawan Chelsea dan kemungkinan besar ditutup dengan laga ini.

Tren positif ini tak lepas dari dukungan suporter City yang selalu masif setiap kali bermain di Wembley - sehingga sah-sah saja jika menyebut 'home of football' ini sebagai rumah kedua kita.

WEMBLEY: The stage is set.

Mental Mahrez

Lima gol dari delapan laga terakhir mengindikasikan bahwa dirinya mulai menampilkan performa yang pernah ia tunjukkan saat membawa Leicester juara Premier League.

Bermain di tengah kabar duka yang datang dari sosok ayah dalam diri Vichai Srivaddhanaprabha, tentu bukan sesuatu yang mudah bagi Mahrez - dibutuhkan mental baja untuk bisa lepas dari distraksi emosi yang terjadi di luar lapangan.

Namun penampilan man of the match-nya di lapangan membuat semua orang membuka mata, bahkan Pep Guardiola tak segan memuji mentalitasnya.

Mahrez sukses mengobrak-abrik pertahanan Spurs dari sektor kanan. Ia melepas 52 operan dengan tingkat kesuksesan 88%, satu golnya di menit keenam sukses membawa City pulang dengan tiga poin.

Mental.

MAHREZ:  Riyad celebrates after his early goal.