quote feed-section sponsor-promos cf show linkedin dugout

Berita Tim Utama

Video 1 Galeri

Pertahanan ‘kejam’ Guardiola

WATCHING BRIEF: Pep Guardiola keeps an eye on proceedings during the game against Burnley

WATCHING BRIEF: Pep Guardiola keeps an eye on proceedings during the game against Burnley

Pep Guardiola sanjung ‘kiper spesial’ City, dan ‘empat bek tengah luar biasa’ setelah the Blues mencetak lima clean sheet beruntun di Premier League.

Meski para penyerang lebih sering mendominasi halaman depan, Guardiola memuji pasukan pertahanannya – secara khusus, sisi versatile yang dipunya skuat City saat John Stones bermain sebagai bek kanan untuk menutup absennya Kyle Walker.

 

“Saya katakan kami punya empat bek tengah luar biasa,” ujar Pep kepada media.

 

“Ketika Nicolas Otamendi, Vincent Kompany dan John Stones bermain, selalu dalam level yang bagus. Itu adalah pertanda baik bagi tim.

 

“Semoga ia (Walker) bisa kembali saat melawan Donetsk tetapi ia kembali dari tugas membela timnas dengan rasa sakit pada kunci pahanya. Saya pikir itu terjadi (saat membela timnas).

“Ia berkata bahwa ia merasa tidak fit. Itulah yang ia katakan ketika ia kembali setelah membela timnas.

 

“Kami tak punya banyak opsi. Jika John tak bisa bermain disana (bek kanan), mungkin Oleks Zinchenko bisa – namun ia pemain kidal.

 

"Saya ucapkan selamat kepada John di ruang ganti karena saya tahu itu bukanlah posisinya. Ia tak bisa bermain sebagai gelandang serang, sayap atau striker…tidak! Tetapi bagus bagi pemain muda bermain di posisi yang berbeda. Itu membuat mereka bisa mengerti permainan.

“Saya rasa ia bisa bermain sebagai holding midfielder, karena kami hanya punya Fernandinho. Ia bisa bermain di banyak posisi. Kami tidak boleh melupakan bahwa ia baru berusia 24 tahun. Ia masih punya karir yang panjang ke depan.”

Guardiola juga menyanjung Aymeric Laporte yang memainkan menit terbanyak bagi City musim ini.

“Mustahil mencapai apa yang kami raih musim lalu tanpa Nico, tetapi Aymeric Laporte tidak memainkan Piala Dunia, jadi ia datang dengan kondisi top dan ia berkaki kidal,” kata sang manajer.

“Ia membantu kami dalam proses build-up. Ketika bola datang dari kanan, ia mengontrolnya dari sisi kiri. Bermain bersama Leroy Sane, lebih cepat bermain dengan pemain berkaki kanan di posisi itu.

"Bahkan saat ia melepas umpan panjang, ia bisa memainkan bola ke tengah – ke Riyad Mahrez, ke Raheem Sterling – atau ke sisi kanan. Ia membuat permainan kami lebih cepat.

“Penting memiliki bek tengah di kiri. Ia fit dan berlatih setiap hari. Ia seorang profesional, serius, dan bermain di level yang bagus. Kami percaya (kepadanya) tetapi musim masih panjang.”

Ederson kembali tampil solid dan menjadi penantang serius Golden Gloves setelah lima clean sheet.

"Tidak mudah (mencetak lima clean sheetberuntun) tapi Eddie adalah kiper ‘spesial’,” katanya.

 

“Di Anfield, kami hanya kecolongan satu tembakan ke arah gawang – kontra Burnley tak ada sama sekali.

 

“Kami solid. Kami tak akan bisa menang jika tidak solid.

 

“Kami mencatatkan rataan 20 tembakan per pertandingan – itu cukup bagus, terutama setelah 100 poin musim lalu. Orang-orang bisa percaya betapa bagusnya kami. Kini para pemain telah kembali nyaman dan fokus mereka sangat penting.

 

"Kami baru memainkan sembilan laga Premier League tetapi performa ini adalah yang ingin kami pertahankan hingga akhir musim.

 

“Liga Champions adalah kompetisi yang berbeda dan setiap pertandingan adalah final. Kami akan bermain di Donetsk layaknya partai final.”