quote feed-section sponsor-promos cf show linkedin dugout

Berita Tim Utama

Video 1 Galeri

Guardiola: Saya bangga dengan pemain dan fans kami

AGONY: Pep Guardiola consoles Ilkay Gundogan after the final whistle

AGONY: Pep Guardiola consoles Ilkay Gundogan after the final whistle

Pep Guardiola berkata bahwa dirinya bangga dengan pemain dan suporter Manchester City setelah petualangan kita di Liga Champions harus berakhir dengan cara yang mematahkan hati.

City seolah-olah akan lolos dengan cara dramatis dari partai perempat final ini saat Raheem Sterling mencetak gol di menit ke-93 untuk membawa City unggul 5-3 (5-4 secara agregat).

Namun wasit asal Turki Cuneyt Cakir menganulir gol tersebut setelah berkonsultasi dengan VAR, sehingga Spurs menang dengan aturan gol tandang dan agregat akhir 4-4.

Namun, Pep tetap memuji pemain dan suporter City setelah menyajikan salah satu laga paling luar biasa di Liga Champions musim ini.

“Saya begitu bangga, terutama kepada fans atas reaksi mereka yang luar biasa. Saya tidak pernah melihat stadion kami seperti hari ini,” kata sang manajer.

“Kami sedih untuk mereka tetapi mereka tahu kami telah memberikan segalanya, terkadang sepakbola tak bisa diprediksi dan sayangnya kami tidak lolos ke babak berikutnya.

“Har ini kami membuat kesalahan dalam dua gol pertama. Setiap tim punya kualitas untuk melakukannya.

“Apa yang telah kami lakukan dalam dua musim terakhir ini luar biasa dan saya sangat bangga. Para pemain bermain untuk berada di semifinal tetapi Tottenham mengambil kemenangan dan lolos.”

Tersingkirnya City dengan cara yang ‘kejam’ karena semua orang percaya bahwa di menit ke-93 City harusnya memenangkan laga ini dengan gol Sterling yang kemudian dianulir setelah melihat tayangan VAR.

“Ya, itu berat. Itu sangat kejam tapi kami harus menerimanya,” kata Guardiola. “Ini adalah laga yang bagus untuk semua orang. Pada babak kedua kami melakukan segalanya. Kami mencetak gol yang kami butuhkan tetapi saya ucapkan selamat kepada Tottenham dan yang terbaik untuk mereka di semifinal.

“Saya mendukung VAR. Tetapi mungkin dari salah satu sudut, gol Llorente itu handball, tapi mungkin bagi wasit itu tidak (handball). Saya baik-baik saja jika itu sepakbola yang adil dan keputusan yang adil. Wasit harus dibantu. Di masa depan dan saat ini, itu (VAR) akan adil, itu saja.”