Phil Foden berkata bahwa gol pertamanya di Premier League akan selalu ia kenang, dimana sundulannya cukup untuk memastikan kemenangan 1-0 atas Spurs di Premier League.

Sang remaja itu melepas sundulan di kandang pada menit ke lima dan itu menjadi gol semata wayang di laga yang berlangsung ketat antara City kontra Spurs di Etihad.

 

Setelah pertandingan, Foden berkata bahwa mencetak gol adalah momen yang tidak akan pernah ia lupakan.

 

“Saya masih belum memproses ini sepenuhnya,” ujar Foden.

 

“Kun melakukan pekerjaan hebat menemukan saya. Untungnya saya berada di dekat garis gawang.

 

“Saya bahagia membantu tim dan mendapatkan gol.

 

“Itu adalah gol pertama saya di Premier League jadi itu akan tetap bersama saya selamanya.

 

"Kami semua tahu seperti apa mereka karena kami telah bermain melawan mereka dua kali. Itu sangat berat dan kami terlihat sedikit kelelahan namun kami menuntaskan pekerjaan.”

 

Itu merupakan penampilan kedua Foden sebagai starting XI di Premier League dan ia tampil luar biasa.

 

Begitu cemerlangnya ia, Bernardo Silva yang terpilih sebagai man of the match menolak menerima pernghargaan itu dan memberikannya kepada Foden.

"Saya sedikit terkejut tampil sebagai starter, tetapi saya siap kapan pun dibutuhkan,” kata Foden.

"Kami tahu kami harus memenangkan setiap pertandingan untuk menjuarai Premier League. Kami menjalaninya satu demi satu jadi kita lihat apa yang terjadi.”

Dalam bagiannya, Bernardo memuji suporter City yang memberikan atmosfer luar biasa sepanjang laga.

“Kami tahu setelah laga hari Rabu (17/04) kami ingin memberikan respon. Terutama disini di depan fans agar asa mempertahankan gelar tetap hidup,” kata Bernardo.

“Itulah yang kami butuhkan. Itu adalah pertandingan yang hebat. Sangat sulit.

“Mungkin ada sedikit rasa cemas. Tekanan untuk bertarung memperjuangkan gelar Premier League.

“Tekanan di pertandingan selalu ada. Kami merasakan atmosfernya, dukungannya. Luar biasa hari ini (dukungan penonton) sama seperti hari Rabu lalu dan kami harus berterima kasih kepada fans.

"Tanpa mereka, mustahil berjuang untuk gelar atau memenangkan laga-laga seperti ini.”