quote feed-section sponsor-promos cf show linkedin dugout

Berita Tim Utama

Video 1 Galeri

Angka-angka City yang luar biasa

Manchester City dalam perjalanan menuju musim tak terlupakan di 2018/19 setelah kemenangan 3-1 atas Crystal Palace.

Kemenangan tersebut – yang ke-27 di Liga pada musim ini – memastikan anak asuh Pep mempertahankan keunggulan di pacuan gelar ketika City tertinggal dua angka dari Liverpool, namun punya tabungan satu laga lebih banyak.

 

Namun cara anak asuh Pep memetik kemenangan krusial ini lebih penting untuk dibahas. Angka-angka yang dibuat City bisa jadi terbukti menentukan saat kita memasuki babak akhir dalam pacuan gelar.

 

Tentu tidak mengejutkan jika nama yang memimpin di daftar statistik adalah Raheem Sterling, yang merupakan arsitek kemenangan kita di Selhurst Park dengan dua gol supernya.

 

Sterling hingga saat ini tengah menikmati musim terbaiknya, banyak pandit yang menjagokannya untuk gelar PFA Player of the Year – dan teranyar dilontarkan oleh pandit Sky Graeme Souness.

 

Jika menilik kontribusi Sterling musim ini, brace yang ia ciptakan membuat raihan golnya di Premier League menjadi 17, dan 21 di seluruh kompetisi.

 

Imbas yang dibuat Sterling di liga musim ini dan musim lalu begitu besar, ia terlibat langsung dalam 54 gol di Premier League dari 62 penampilan sejak ia bergabung bersama City di musim 2017/18.

Tiga gol yang tercipta ke gawang Palace juga membawa City ke batas 150 gol musim ini, statistik luar biasa lainnya yang dibuat City musim ini.

Untuk menggambarkan pencapaian ini, tim lain di seantero Eropa yang mencoba mendekati produktivitas City – adalah Paris St Germain yang hingga saat ini baru mencetak 131 gol di seluruh kompetisi.

Kemudian diikuti oleh Barcelona (122), Bayern Munich (109) dan Sevilla (105).

Kemenangan atas Palace juga menandai rangkaian performa hebat sejak tahun 2019.

Sejak kemenangan 3-1 atas Southampton pada 30 Desember, City telah memenangkan 23 dari 25 laga di seluruh kompetisi.

Saat Liverpool menjadi penantang kuat City untuk mempertahankan gelar dan membuat City tak bisa melakukan kesalahan – dijawab dengan fakta bahwa the Blues telah mencetak sembilan kemenangan beruntun di Premier League sejak kekalahan terakhir atas Newcastle di penghujung Januari, sebuah rentetan hasil yang luar biasa.

Saat garis akhir mendekat, Guardiola telah menekankan bahwa City harus memenangkan lima pertandingan sisa di liga jika ingin mempertahankan gelar.

Itu adalah perintah yang tinggi – terutama karena City juga masih berburu sukses di Liga Champions dan FA Cup.

Namun jika dorongan dibutuhkan, City telah mencatatkan permainan angka yang luar biasa.