quote feed-section sponsor-promos cf show linkedin dugout

Berita Tim Utama

Video 1 Galeri

Stones: Kami berkembang saat berada dalam tekanan

John Stones percaya tekanan membuat City menampilkan penampilan terbaik.

Juara bertahan Premier League tersebut menatap leg kedua perempat final Liga Champions dengan kondisi tertinggal 1-0 dimana satu tempat di semi final menjadi taruhannya.

City butuh kemenangan dengan selisih dua gol untuk menyingkirkan tim asal London Utara tersebut – dan Stones berkata bahwa timnya siap untuk tantangan ini.

Vincent Kompany membuat pendapat bagus menjelang laga Palace – dimana ini merupakan momen bagi para pemain untuk menampilkan yang terbaik dari kami dan harus saling percaya satu sama lain,” kata Stones.

“Di Premier League, kita hanya punya lima laga sisa, (peluang) masih terbuka dan kami harus percaya diri dan menikmati tekanan ini.

“Secara personal, Anda akan mengeluarkan kemampuan terbaik saat berada dalam tekanan.

 

“Anda menemukan diri Anda yang sebenarnya dan seperti apa (karakter) para pemain yang ada disamping Anda.

 

“Berada di laga besar dan berjuan untuk segalanya adalah sebuah keistimewaan. Kami harus mengambil setiap peluang di setiap momen. Besok adalah laga besar bagi kami. Kami harus bersiap penuh.

 

“Kami butuh menjalaninya dan percaya dengan diri kami sendiri.”

 

Stones mengakui bahwa dirinya tidak tahu apakah ia akan diturunkan kontra Tottenham atau tidak, namun ia menegaskan siap jika dipilih.

 

“Saya tidak yakin apakah saya akan bermain (dari menit pertama) – tidak ada yang tahu,” katanya.

 

“Setelah laga pertama, jelas kami tidak ingin menatap laga kedua dengan kekalahan, tetapi semuanya masih terbuka.

 

“Satu gol (kami butuhkan) dari situlah kami memulai. Itulah pendekatan kami terhadap laga ini dan (kekuatan kedua tim) begitu dekat.

 

“Satu gol di Etihad besok pada kesempatan besar dan satu lagi yang akan kami incar.

 

“Menjuarai kompetisi ini adalah sesuatu yang kami impikan dan kami semua ingin capai sebagai sebuah klub, pemain dan semua orang di Manchester City.

 

“Premier League adalah pertandingan yang kami mainkan setiap minggu sebanyak 38 pertandingan.

 

“Keduanya sangat penting dalam hal sejarah kami sebagai sebuah klub, tapi ya – jumlah pertandingan dan gengsi di Liga Champions adalah sesuatu yang tidak kami miliki.

 

“Itu adalah sesuatu yang kami perjuangkan setiap hari. Jika Anda tidak bermimpi besar dan percaya pada diri Anda, rekan setim dan staff – Anda tidak akan bisa mendekati (mimpi tersebut).

 

“Kami bermain melawan tim yang hebat. Kami punya kesempatan untuk membuat sejarah, sebuah partai semifinal untuk kali kedua. Semua orang tahu gaya kami bermain, bagaimana kami memberikan 100 persen dalam segala hal, betapa termotivasinya kami.

 

“Spurs punya skuat yang kuat. Kami tidak bisa terlalu berkonsentrasi kepada lawan.

 

“Terakhir kali kami memiliki rencana pertandingan dan kami mempertahankannya. Kami menilainya sebagai sebuah tim, dan kami melihat kembali dan menemukan banyak masalah.

 

“Mengatakan Harry Kane atau Dele Alli mungkin tidak bermain, kami tidak bisa berkonsentrasi terhadap itu, kami melakukan yang terbaik untuk fokus pada diri sendiri, bermain baik dan fokus pada diri sendiri.

 

“Semua orang bersatu, tidak peduli situasinya, bahkan para pemain yang cedera. Tergantung kami bagaimana untuk tampil bagus dan menunjukkan yang bisa kami lakukan.”