quote feed-section sponsor-promos cf show linkedin dugout

Berita Tim Utama

Video 1 Galeri

GUARDIOLA TAK BUAT TARGET

Pep Guardiola mengatakan tak membuat target bagi timnya – baik untuk raihan angka di Premier League ataupun trofi – setelah laga imbang 2-2 melawan Tottenham.

Meski mendominasi laga pada hari Sabtu lalu, Sang juara harus puas berbagi angka setelah gol Raheem Sterling dan Sergio Aguero harus rela disamakan Erik Lamela dan Lucas Moura.

 

Dengan runner-up tahun lalu Liverpool dan juga Arsenal yang meraih kemenangan di dua laga awal mereka, itu berarti City tertinggal dua poin yang harus dikejar pada musim baru ini.

 

Namun saat ditanyakan ketika konferensi pers setelah pertandingan tentang hasil imbang apakah ia merasakan lebih banyak tekanan untuk memenangkan setiap laga terutama mengingat konsistensi Liverpool, bos City menanggapi dengan tegas. 

 

Lebih jauh, Guardiola menegaskan bahwa cara City bermain dan menghargai fans kami adalah barometer terpenting baginya dalam hal kualitas, kesuksesan dan standar.

 

“Saya tak memikirkan berapa banyak poin yang kami butuhkan untuk menjadi juara atau berapa banyak laga yang harus kami menangkan,” tegas Guardiola.

 

“Saya juga seorang penonton. Saya senang duduk di rumah dan melihat yang tim lain lakukan.

 

“Saya menikmati apa yang lawan atau penantang kita lakukan, terutama Liverpool.

 

“Namun dari hari pertama saya datang kesini apa yang kami cari adalah cara kami bermain seperti hari ini (Sabtu).

 

 “Saya pikir kami menghargai olahraga dan orang-orang yang membayar untuk datang dan menyaksikan kami.”

 

“Orang melihat betapa jujurnya kami, untuk bermain bagi orang lain, dan itu yang saya inginkan saat saya menyelesaikan tugas saya disini.”

 

Pertandingan penuh gejolak di Etihad dirangkum dengan sebuah penutup dramatis saat Gabriel Jesusyang nampaknya sudah membuat gol kemenangan di detik akhir – hanya lalu untuk dibatalkan oleh VAR yang menganggap bola menyentuh tangan Aymeric Laportelebih dulu.

 

Meski menelan kekecewaan gagal meraih poin penuh, Guardiola menegaskan tak ada alasan bagi para pemainnya untuk menyalahkan diri mereka sendiri – terutama melihat lawan hari Sabtu yang merupakan finalis Liga Champions musim lalu.

 

“Pada musim perdana saya disini, terutama di dua musim terakhir, kami adalah tim yang luar biasa dan Sabtu lalu kami menghadapi Tottenham, sebuah tim dengan manajer hebat dan pemain-pemain luar biasa.” Pep menambahkan.

 

“Tak banyak tim bisa melakukan apa yang kami lakukan melawan Tottenham.”

 

“Saya berkata kepada para pemain bahwa ini sungguh membuat emosional, terasa frustrasi kehilangan dua poin dengan cara seperti ini, tapi inilah sepakbola.

 

“Sepakbola adalah satu-satunya olahraga anda bisa mendapat 30 peluang berbanding 2 dan masih meraih hasil imbang atau bahkan kalah. Dalam basket, tenis, golf, jika anda melakukan apa yang kami lakukan melawan Spurs, anda akan menang. Itulah mengapa olahraga ini sangat menarik.

 

 “Tentu, kami sedih karena kami ingin menang namun sekarang kami akan bangkit dan bersiap melawan Bournemouth.”

 

Salah satu hal paling positif dari laga hari Sabtu adalah penampilan hebat lainnya dari Kevin De Bruyne yang membuat dua asis untuk dua gol yang tercipta yang menjadikannya pemain terbaik di pertandingan.

 

Dan Guardiola berkata jika staf dan para pemain City senang bahwa sang gelandang Belgia kembali impresif setelah musim 2018/19 ia terganggu dengan beberapa cedera serius.

 

“(Penampilannya) bukan sebuah kejutan besar. Kami mengenalnya. Semua orang tahu apa yang Kevin bisa lakukan. Dia sudah pernah melakukannya,” kata Pria Spanyol.

 

 “Musim lalu ia mendapat banyak cedera dan kami bertahan. Kami sangat senang untuknya terutama setelah apa yang ia alami musim lalu.

 

 “Namun saya senang dengan cara dia bermain. Kami semua senang ia telah kembali dan dia bisa membantu kami.”

 

Sang pelatih juga memberikan perkembangan terbaru tentang cedera bek tengah kami John Stones yang terpaksa absen di laga melawan Spurs akibat cedera pada pahanya (rectus femoris).

 

“Dia mengalami masalah otot,’ kata Guardiola, yang menduga pemain 25 tahun tersebut akan absen selama: “Seminggu hingga 10 hari.”