quote feed-section sponsor-promos cf show linkedin dugout

Berita Tim Utama

Video 1 Galeri

RODRIGO–PERTAHANAN KOKOH DALAM DEBUTNYA DI ETIHAD

HOME DEBUT: Rodrigo made his Etihad Stadium bow against Spurs.

HOME DEBUT: Rodrigo made his Etihad Stadium bow against Spurs.

'Gelandang bertahan yang khas' adalah bagaimana Pep Guardiola menggambarkan Rodrigo sebelum dimulainya musim Premier League yang baru.

Tanda-tanda akan hal tersebut sudah terlihat sejak awal saat tampil meyakinkan selama tur kami di Asia.

 

Hal yang sama juga ditunjukkan pada laga melawan West Ham United dan juga saat debutnya di kandang melawan Tottenham Hotspur, ketika sebagian besar penggemar melihatnya bermain secara langsung dan jelas untuk pertama kalinya di Etihad, ia menyuguhkan penampilan yang sesuai dengan pernyataan sang pelatih.

 

Dia tenang saat membangun serangan dan sangat efektif ketika bertahan dalam posisinya sebagai ‘holding midfielder’ di lini tengah, posisi dimana Guardiola mengatakan Anda harus bermain dengan cara yang menguntungkan tim daripada diri Anda sendiri.

 

Memang, sisi permainan itulah yang diidentifikasi oleh sang pemain sendiri sebagai yang paling penting.

 

“Satu hal lain yang saya pikir tim ini butuhkan adalah seseorang untuk memberikan tekanan, untuk mencuri bola,” katanya selama tur pra-musim kami.

 

"Saya harus siap untuk mencuri bola dan terus menyerang"

 

Pada penampilan pertamanya di Stadion Etihad, Rodrigo tentu saja menunjukkan keinginan untuk melakukan apa yang akan dikategorikan sebagai 'pekerjaan kotor'.

 

 

Dan dia sangat baik dalam melakukan hal itu, jadi yang tertinggi dalam tim dengan empat tekel dan dua intersep.

 

Hanya Tanguy Ndombele yang membuat lebih banyak tekel, yang mana bila melihat penguasaan bola City 55,4%, itu menjadi wajar, sementara sang gelandang Spurs tersebut dan Aymeric Laporte adalah pemain yang menyamai jumlah intersep dari Rodri.

 

Dari sisi penyerangan, permainannya sama mengesankan.

 

"Dia sangat cerdas, dengan bola-bola panjang dan umpan-umpan pendek," kata Guardiola pada malam dimulainya Premier League pertamanya dan Rodrigo membuktikan hal itu melawan tim asuhan Mauricio Pochettino.

 

Dia melakukan 57 operan dengan akurasi 98,3%, yang lebih tinggi dari pemain lain yang membuat lebih dari 10 operan, catatan tujuh umpan jauh akuratnya juga lebih banyak dibanding pemain lain di lapangan.

 

Itu berarti setelah dua pertandingan, Rodrigo memimpin tim dalam hal melakukan tekel dan dia menjadi yang kedua setelah Laporte dalam catatan umpan sukses, meskipun sang pemain Prancis bermain 11 menit lebih lama darinya.

 

Ada jalan panjang yang harus dilalui, tetapi ini merupakan awal yang menjanjikan dari pemuda asal Madrid.