quote feed-section sponsor-promos cf show linkedin dugout

Berita Tim Utama

Video 1 Galeri

RAHEEM ADALAH SOSOK PANUTAN YANG INSPIRASIONAL

Shaun Wright-Phillips memuji bagaimana Raheem Sterling bersikap atas pelecehan rasial yang dialaminya dan menggambarkan bintang City sebagai panutan yang menginspirasi.

Sterling adalah korban dari perkataan rasial selama pertandingan tandang kami di Chelsea musim lalu, yang berakhir dengan satu penggemar dilarang datang ke Stamford Bridge seumur hidup.

 

Insiden itu terjadi setelah pekan penuh masalah untuk sepak bola saat pendukung Tottenham Hotspur ditangkap karena melemparkan kulit pisang ke Pierre-Emerick Aubameyang dalam kemenangan Arsenal pada derbi London Utara di derby Arsenal di Stadion Emirates.

 

Sterling kemudian menyoroti peran media dalam menyulut ketegangan rasial menggunakan akun Instagram-nya, sebuah langkah yang membuatnya dipuji secara luas atas cara yang tepat dan cerdas yang ia lakukan untuk membuat isu ini menjadi sorotan.

 

Dan Wright-Phillips, yang dirinya sendiri mengalami pelecehan ketika bermain untuk Inggris melawan Spanyol di Madrid pada tahun 2004, mengatakan cara Sterling menggunakan media sosial untuk menyampaikan pesannya sangat kuat - dan percaya bahwa perilaku teladannya akan membantu mempengaruhi generasi muda secara positif.

 

"Raheem menanganinya dengan cara yang keren," kata Wright-Phillips. "Jelas sekarang ada platform yang lebih besar untuk berbicara sehingga dia bisa memberikan pesannya dan menunjukkan kepada lebih banyak orang sedangkan ketika itu terjadi pada saya media sosial tidak sekuat itu.

 

“Cara saya menghadapinya adalah dengan menertawakannya dan berkata: “Berapa umurmu? Kita berada di waktu yang berbeda sekarang dan sepak bola adalah multikultural."

 

“Sangat mengerikan melihat hal tersebut masih terjadi dalam pertandingan, terutama untuk anak-anak yang tumbuh dewasa sekarang. Itulah mengapa cara Raheem menghadapinya sangat kuat karena anak-anak mengikutinya dan akan paham hal tersebut tak dapat dilakukan dan diterima.

 

“Begitu banyak orang selalu melakukan (perkataan rasial) di belakangnya dan saya tidak pernah mengerti mengapa bisa terjadi. Dia pria yang sayang dengan keluarga dan Anda tidak pernah mendengar tentang dia yang berbuat ulah, dia seorang penyayang keluarga. Meskipun citranya luar biasa sekarang, saya tidak pernah berpikir pernah ada sesuatu yang buruk di awal.”

 

Selain menjadi salah satu panutan olahraga di luar lapangan, Sterling juga dalam performa terbaik di atas lapangan.

 

Dia telah mencetak lima gol musim ini, membuat catatan 48 gol luar biasa yang dia cetak dalam dua musim terakhir.

 

Beberapa pemain berperan penting seperti Sterling dalam kesuksesan kami baru-baru ini di bawah asuhan Pep Guardiola, dan Wright-Phillips memberikan pujian tinggi penampilan Sterling.

 

"Dia luar biasa," kata Wright-Phillips. "Dia menyenangkan untuk ditonton, selalu bermain dengan senyum di wajahnya dan melakukan apa yang penggemar City sukai - bekerja keras, berjuang untuk klub dan di bawah Pep dia tumbuh begitu pesat.

 

“Orang-orang selalu berbicara tentang hasil akhirnya dan sekarang Anda hanya berharap dia memiliki 15 assist setiap musim.

 

"Sepertinya dia bisa mencetak 30 gol musim ini dan saya harap dia berhasil melakukannya."

 

Wright-Phillips berbicara saat Tur Trofi dunia City, sebuah perayaan kami berhasil menjadi tim pertama dalam sejarah sepak bola Inggris yang memenangkan enam trofi dalam satu musim di seluruh tim pria dan wanita.

 

Tur selama enam bulan akan mengunjungi Tiongkok, Hong Kong, Jepang, AS, Brasil, Nigeria, UEA, Mesir, Korea Selatan, Indonesia, Australia, Thailand, dan India, memberikan kesempatan kepada penggemar di seluruh dunia untuk melihat dengan dekat trofi-trofi kebanggaan.

 

Wright-Phillips akan ikut bersama kami di AS dan Brasil, dan ia mengatakan itu adalah 'mimpi' baginya untuk melanjutkan keterlibatannya dengan City, dimana ia merasa City tetap menjadi klub yang berakar pada nilai-nilai tradisional.

 

“City selalu memiliki tempat di hati saya sehingga untuk tetap menjadi bagian darinya sekarang saat saya tidak bermain lagi, saya masih merasa seperti terlibat dalam City yang tentunya merupakan mimpi saya,” katanya.

 

“Fakta saya bisa menunjukkan trofi ke seluruh dunia dan menunjukkan kepada mereka bagaimana City adalah hal yang menakjubkan. Festival sepak bola di Museu do Futebol di Sao Paulo sangat berorientasi keluarga, yang mana itu sarat dengan nilai yang ada di City yang sudah saya rasakan sejak saya masih 16 tahun.

 

“Sangat menyenangkan bertemu penggemar City, terutama dengan Elano di festival sepak bola di Sao Paulo. Dia menjelaskan bagaimana penggemar yang bersemangat tentang sepak bola secara umum, dan bagaimana mereka menggabungkan dukungan mereka untuk tim Premier League dengan tim Brasil.

 

"Itu hanya menunjukkan seberapa jauh Man City telah melangkah dan bagaimana mereka dicintai di banyak budaya di seluruh dunia."

 

Jadi, apakah Wright-Phillips pernah percaya City akan mengarak enam trofi utama dalam tur trofi global?

 

"Saya akan mengatakan saya tidak berpikir itu akan terjadi secepat ini," tambahnya.

 

“Apa yang telah dibangun klub dengan cepat dalam hal mendominasi sepakbola domestik, dan ke level Eropa meskipun kita gagal pada rintangan terakhir musim lalu.

 

"Orang-orang sekarang takut dengan Manchester City dan itu biasanya tidak terjadi secepat ini."