Seandainya segalanya menjadi berbeda, pemain sayap Newport County Keanu Marsh-Brown bisa saja bermain untuk City di pertandingan putaran kelima FA Cup hari Sabtu (16/02) alih-alih bermain melawan The Blues.

Remaja yang menjanjikan saat itu telah menjadi perhatian pencari bakat City dan pada jendela transfer Januari 2011, sudah dilakukan kontak dengan the Cottagers mengenai ketersediaan Marsh-Brown.

Tetapi dengan Fulham yang saat itu adalah  klub top 10 Premier League dengan reputasi mengorbitkan pemain dari akademi mereka, Marsh-Brown malah berkomitmen untuk klub London Barat itu.

“Ya itu benar,” kata Marsh-Brown, sekarang berumur 26 tahun. “Saya mendapatkan (kabar) di suatu pagi kalau City dan Spurs telah melakukan penilaian ketika saya berada di Fulham dan mereka datang sekitar bulan Januari, tetapi sebaliknya saya akhirnya menandatangani kontrak baru selama tiga tahun dengan Fulham.

 


                        First club... Keanu during his Fulham days
First club... Keanu during his Fulham days

 

"Saya berusia 18 tahun pada waktu itu dan itu tampaknya keputusan yang tepat tetapi melihat bagaimana hal-hal telah terjadi di City sejak saat itu, jelas jika saya memiliki kesempatan lagi, saya pasti akan pindah ke (Inggris bagian) utara."

Marsh-Brown akhirnya pindah ke (Inggris bagian) barat laut pada 2012, tapi ke Oldham Athletic - yang saat itu dilatih oleh mantan pemain favorit di City, Paul Dickov.

"Saya akrab dengan Paul," kenangnya. “Saya pikir dia pindah ke Doncaster Rovers setelah itu, tetapi dia adalah manajer yang baik, terutama dengan pemain muda.

"Dia mau bergabung dalam sesi latihan dan dia masih memiliki kualitas."

Marsh-Brown kemudian bergabung dengan Yeovil Town dan kemudian ke Barnet sebelum menikmati saat-saat yang produktif bersama Forest Green Rovers, membantu tim Gloucestershire itu  memasuki sepak bola liga selama tiga tahun dia di klub.

"Saya mencapai dua final di Wembley bersama Forest Green dan jelas merupakan kesempatan yang tidak akan pernah Anda lupakan," katanya.

 


                        Keanu celebrates a Wembley play-off win with Forest Green
Keanu celebrates a Wembley play-off win with Forest Green

 

Hal ini juga menyebabkan persahabatan (Marsh-Brown) dengan selebriti pendukung Green Forest dan penulis buku terlaris Jilly Cooper.

"Ya, aku kenal Jilly di Forest Green," kata Marsh-Brown.

“Dia mensponsori saya di Forest Green dan dia masih melakukannya di Newport yang mana itu sangat bagus. Dia seorang wanita cantik dan saya dan tunangan saya kadang-kadang pergi untuk makan malam (dengan Jilly)." 

 


                        Best-selling author and Keanu sponsor Jilly Cooper
Best-selling author and Keanu sponsor Jilly Cooper

 

Sekarang, Marsh-Brown berharap dapat beradu melawan bek sayap juara Premier League pada pertandingan putaran kelima FA Cup yang ditunggu-tunggu dengan penuh semangat.

Newport County telah mengalahkan Leicester City dan Middlesbrough dalam pertandingan epik musim ini dan musim lalu melawan Spurs, hanya gol akhir Harry Kane yang membuat hasil imbang 1-1 dan sebuah laga ulang di Wembley Stadium.

Lantas, apa rahasianya?

"Saya pikir itu karena ketika kami mendapatkan hasil seri, Rodney Parade bukanlah tempat yang mudah bagi tim yang lebih besar untuk datang," kata Marsh-Brown.

“Kami memiliki basis penggemar yang hebat dan para pemain selalu siap pada hari (pertandingan) itu untuk permainan seperti ini - seperti yang kami coba dalam setiap pertandingan yang kami mainkan - tetapi ada sesuatu tentang FA Cup yang mengeluarkan yang terbaik dalam diri kami.

"Jika saya jujur, berpikir bahwa tim yang datang ke stadion kami dan karena itu bukan hal yang biasa mereka lakukan, itu benar-benar mematikan.

“Ketika Middlesbrough datang untuk melawan kami, cuaca buruk, lapangan tidak dalam kondisi terbaik dan kami tahu bagaimana menghadapi kondisi itu lebih baik daripada mereka.

“Kami memenangkan pertandingan itu 2-0 dan menghasilkan undian melawan City.

 


                        Robbie Wilmott celebrates scoring against Middlesbrough
Robbie Wilmott celebrates scoring against Middlesbrough

 

“Adapun lapangan kami, belum ada pertandingan rugby di sana akhir-akhir ini dan kami bermain di sana pada hari Selasa dan kalah 1-0 dari MK Dons - kami seharusnya menang dengan tiga atau empat gol sejujurnya – tetapi kondisi lapangan sama untuk kedua tim.

“Bagi seseorang seperti saya yang suka membawa bola di atas lapangan, itu sulit dan ketika cuaca benar-benar buruk, itu bisa merusak permukaan (lapangan) sepenuhnya.

"Tapi kami tahu City hanya punya satu cara bermain - City akan beradaptasi, tapi aku tidak ragu mereka hanya akan memainkan permainan mereka seperti yang selalu mereka lakukan dan jika hal-hal yang tidak sesuai terjadi, mereka akan bertahan sampai mereka memungkinkan untuk melakukannya.

“Semua orang siap untuk bertanding, dan kami akan siap untuk pertandingan. Kami akan tetap tenang dan santai dan semua orang tahu pekerjaan mereka dan kami semua harus siap di hari pertandingan dan memberikan yang terbaik.

“Kami telah berbicara tentang seberapa besar laga ini dan untuk klub kami jika kami bisa menang - itu akan diingat selama bertahun-tahun yang akan datang dan tidak ada yang berpikir kami tidak bisa - segala sesuatu mungkin terjadi pada hari (pertandingan) itu.

 


                        Oh, Rodney, Rodney...
Oh, Rodney, Rodney...

 

“Kami tahu City menunjukkan rasa penuh hormat kepada Burton Albion dengan tim yang mereka pasang di Carabao Cup, jadi kami tahu itu akan menjadi tim yang kuat yang dimainkan Pep yang mana itu adalah cara yang kami inginkan.

"Tentu saja, tidak ada laga ulang dari ronde kelima sehingga harus diselesaikan pada hari itu. Tentu saja kami akan senang jika kami bisa mendapat laga ulangan di Etihad - meskipun saya tidak begitu yakin kami akan menikmati ditekan selama 90 menit dan tidak memegang bola selama 89 menit dari itu! ”

Keanu mengakui ini adalah laga yang ditunggu-tunggu oleh para penggemar Newport County, tetapi kemenangan City 6-0 atas Chelsea adalah pengingat dari tugas yang cukup besar akan timnya hadapi pada hari Sabtu (16/02)

“Kami semua menonton pertandingan (City vs Chelsea) dari tempat latihan dan hari berikutnya kami datang dan rasanya, 'Kami tidak membutuhkan semua itu!'” Dia tersenyum.

"Apa pun yang terjadi, laga seperti inilah yang membuat FA Cup menjadi kompetisi yang seharusnya."