quote feed-section sponsor-promos cf show linkedin dugout

Berita Tim Utama

Video 1 Galeri

Gol terbaik musim 18/19

COMPLETE: Ilkay Gundogan finishes off a 44-pass move against Manchester United.

COMPLETE: Ilkay Gundogan finishes off a 44-pass move against Manchester United.

Para jurnalis Klub memilih gol City favorit mereka di musim 2018/19…

Rob Pollard: Ilkay Gundogan v Manchester United

Jika ada sebuah gol yang menggambarkan City dengan pas, maka itu adalah gol ketiga kita saat mengalahkan Manchester United 3-1 di bulan November.

United, secara kolektif mati langkah menghadapi masterclassdari City, mereka tidak bisa mendekati kita. 44 operan ditukar jelang bola bersarang di gawang lawan, City mempermainkan rival sekota dengan memindahkan bola diseluruh penjuru lapangan. Intu adalah sepakbola satu-dua sentuhan, indah dan nikmat untuk disaksikan.

Gol itu berakhir lewat umpan brilian di area kotak penalti dari Bernardo Silva yang menemukan Ilkay Gundogan di depan gawang. Sentuhannya mengelabui lawan sebelum melepas tembakan menaklukkan David De Gea.

Hanya butuh satu menit dan 55 detik – 2,13% dari seluruh laga – bagi City untuk menyelesaikan pergerakan ini.

Sepakbola kelas dunia dari awal hingga akhir.

David Clayton: Vincent Kompany v Leicester City

‘Jangan tembak, Vinnie!’ Tiga kata yang tidak akan pernah dilupakan oleh fans City karena alasan yang bagus.

Laga pamungkas di musim ini, dimana sulit untuk disaksikan.

Ada begitu banyak hal yang dipertaruhkan dan setiap pertandingan terlewati, Liverpool terus menempel, sehingga siapapun yang menjatuhkan poon dipastikan kalah.

Jadi, memasuki menit ke-70 di penghujung musim, kapten Vincent Kompany menemukan dirinya berada sedikit jauh di luar kotak penalti Leicester.

The Foxes bertahan dengan baik, dan membatasi City hanya mampu membuat satu-dua peluang saja, jadi ketika sang kapten melihat sekitar dan menyadari opsinya terbatas, ia berpikir, ‘kenapa tidak?’

LEGEND: Vincent Kompany enhanced his status with a wonder goal in the win over Leicester

Features

Video

Kompany strike: City players react

View original post

Adil menduga semua orang sadar apa yang akan dilakukan Vinnie, dan orang-orang di stand Utara mulai mengeluh – tanpa bermaksud tidak hormat kepada Vinnie, hanya lebih karena ia belum mencetak gol sepanjang musim dan belum pernah menciptakan gol lewat tembakan jarak jauh dari luar kotak penalti.

Sergio Aguero kemudian berteriak, ‘Jangan tembak, Vinnie’ dan bek asal Belgia itu membuat ancang-ancang, jelas sekali ia akan menembaknya.

Kompany melepas tembakan yang begitu keras – hingga kedua kakinya melayang diatas lapangan, dan sisanya adalah sejarah.

 

 

John Edwards: Riyad Mahrez v Brighton and Hove Albion

Kiper Brighton Mat Ryan mungkin saja menyentuh bola, tetapi tidak menodai sinar terang gol Mahrez karena ada makna yang begitu dalam dari gol ini.

Pertama, gerakan tipuannya.

Seolah-olah akan melepas tembakan, dengan dingin Mahrez melewati Lewis Dunk, bermanuver dari kiri ke kanan untuk memberinya ruang menembak.

Dari sana, lewat kaki kanan yang merupakan kakinya yang lebih lemah, pemain Algeria itu menempatkan bola ke pojok kanan gawang dengan kecepatan tinggi, meski Ryan bisa menjangkaunya – ia tidak bisa melakukan apapun untuk mencegah bola masuk ke gawang.

THUNDERBOLT: Riyad Mahrez fires in City's third against Brighton

Every Angle

Video

Every Angle: Riyad Mahrez v Brighton

View original post

Tembakan yang indah, perpaduan keindahan dan teknik, selain arti gol ini juga begitu signifikan dan penting terhadap pacuan gelar.

Gol ini memberikan rasa tenang pada laga pamungkas dimana fans City bisa saja menggigit kuku tangan karena cemas.

45 menit yang intens berakhir dengan keunggulan City 2-1 dan setelah turun minum tak ada yang bisa merubahnya.

Tetapi gol ini, menurunkan tekanan terhadap skuat Pep Guardiola sehingga akhirnya mampu memastikan gelar juara.

Neil Leigh: Raheem Sterling v Arsenal

Tidak ada yang lebih sempurna ketika mengawali musim dengan sebuah gol di partai pembuka Premier League.

Laga pembuka yang berat menanti City saat menghadapi Arsenal yang tengah diluputi euforia penunjukan Unai Emery sebagai manajer baru. Selain itu, anak asuh Pep tengah kelelahan karena mayoritas pemain City tampil di Piala Dunia.

Have you read...?

PRIDE: Pep's achievements in England are widely appreciated in his native Spain.

Namun, City justru menampilkan sepakbola menyerang yang menjadi petunjuk bagaimana sisa musim akan dijalani skuat Guardiola: menumbangkan rekor-rekor.

Itu semua digambarkan dengan gol pembuka Raheem Sterling di London Utara.

Ia menerima bola dari Benjamin Mendy di babak pertama, Sterling secara dingin menusuk melewati tigak pemain bertahan Arsenal sebelum menempatkan bola melewati Petr Cech.

Itu adalah gol yang bukan hanya mengingatkan para pesaing City tentang potensi lini serang kita, namun menggambarkan dengan jelas kerjasama tim untuk membidik gelar tertinggi.

Itu adalah sinyal awal dari musim yang akan dijalani Sterling, dimana ia akhirnya terpilih sebagai PFA Young Player of the Year dan anugerah the Football Writers’ Association Player of the Year.

Cara yang hebat memulai musim!