quote feed-section sponsor-promos cf show linkedin dugout

Berita Tim Utama

Video 1 Galeri

Poin diskusi: Bagaimana City menang di Wembley

Setelah kemenangan 6-0 City di final FA Cup atas Watford, dimana untuk pertama kalinya sebuah klub Inggris menyapu bersih empat gelar domestik dalam satu musim – kita melihat kembali momen kunci dari laga tersebut.

Kepahlawanan Ederson

Setelah dominasi City pasca gol pembuka, mudah melupakan betapa krusialnya penyelamatan Ederson yang memastikan skor tetap imbang di awal pertandingan.

Setelah memotong serangan City, anak asuh Javi Gracia melancarkan serangan balik cepat yang berakhir di kaki Roberto Pereyra – pemain asal Argentina itu berhadapan satu lawan satu dengan Ederson.

Bukan untuk pertama kalinya Ederson membuat penyelamatan brilian, menghadang Pereyra untuk mencetak gol bagi Watford.

FOURMIDABLES: City lifted the FA Cup with a 6-0 thrashing of Watford at Wembley

Features

Video

FA Cup Final: Trophy lift and pitch celebrations

View original post

Sebagai tambahan, kiper asal Brasil itu juga memainkan peran vital dalam membangun serangan yang berujung kepada gol pertama City.

Siapa yang tahu bagaimana hasil pertandingan jika the Hornets mencetak gol lebih dulu?

Bangun dan bersinar

David Silva dan Raheem Sterling bukanlah pemain depan paling tinggi, namun keduanya membuktikan ukuran bukanlah sebuah masalah dalam proses gol pembuka yang dibuat El Mago.

Setelah serangkaian umpan satu dua di kotak penalti Watford, Silva meloncat dan memenangkan duel udara melawan salah satu bek paling besar dan tinggi secara fisik di Premier League sebelum diikuti Raheem yang membuat sundulan ke arah El Mago.

Penyihir asal Spanyol kita tidak butuh undangan kedua dan membawa City unggul. Ini adalah bukti nyata bahwa ukuran bukanlah segalanya!

Peringatan spesial

Kesuksesan keenam kalinya City di FA Cup hadir bertepatan 50 tahun setelah kemenangan City di FA Cup tahun 1969 di tempat yang sama: Wembley.

Banyak anggota tim 1969 yang hadir untuk menyaksikan skuat City versi sekarang mengamankan gelar yang sama.

Dalam sentuhan yang indah, para pemain City berlari saat pemanasan dengan kaos indentik merah-hitam, warna yang dikenakan tim yang menjuarai FA Cup tahun 1969 ditambah nama-nama pemenang yang dicetak di bagian belakang kaosnya.

Itu menjadi gestur yang indah sebagai penanda kekayaan sejarah City – sekaligus untuk menjembatani dua generasi yang berbeda.

Spesial K

Anda tidak bisa menyimpan pemain bagus – terutama jika kita membicarakan Kevin De Bruyne!

Empat minggu lalu, gelandang Belgia itu khawatir cedera akan mengakhiri musimnya ketika ia dipaksa keluar saat berjumpa Tottenham.

ON TARGET: Kevin De Bruyne makes it three!

Interviews

Video

KDB: You can't dream of this!

View original post

Alih-alih, playmaker asal Belgia itu menggandakan tekad dan usahanya untuk pulih, dan kembali merumput di final FA Cup menggantikan Riyad Mahrez di babak kedua – dan mendapatkan hadiahnya.

De Bruyne menginspirasi lini depan City, lalu dengan tenang menaklukkan Heurelho Gomes yang menuntaskan perlawanan Watford.

Itu merupakan hadiah yang pantas bagi sang maestro Belgia – yang telah mengatasi begitu banyak tantangan musim ini…

Bernardo terus memukau

Gelandang asal Portugal Bernardo Silva telah menjadi menara bagi kekuatan City sepanjang musim ini dan ia kembali bersinar di Wembley, memainkan peran krusial dalam tiga gol City yang tercipta.

Pertama, tekelnya di lini tengah menjadi awal City merebut penguasaan bola sbelum anak asuh Pep akhirnya mencetak gol pembuka.

Kemudian Bernardo menciptakan momen menentukan dengan membuat operan menakjubkan kepada Gabriel Jesus yang berujung kepada gol kedua Raheem Sterling menjelang turun minum.

Seperti operator terbaik, Bernardo membuat segalanya terlihat mudah meski kenyataannya apa yang ia lakukan adalah kebalikannya!