quote feed-section sponsor-promos cf show linkedin dugout

Berita Tim Utama

Video 1 Galeri

Guardiola: Kami belum memenangkan apapun

Pep Guardiola sanjung semangat pantang menyerah City setelah kemenangan krusial 1-0 atas Leicester tetapi juga ingatkan anak asuhnya tugas berat masih menanti di laga penentu kontra Brighton.

Gol roket Vincent Kompany dari jarak 35 yard memberikan City kemenangan berharga, kembali ke puncak klasemen dengan keunggulan satu poin atas Liverpool menjelang laga pamungkas di liga.

 

Guardiola juga mengingatkan bahwa lawatan ke Brighton akan sangat berat.

 

“Tentu, kami sangat bahagia karena jika gagal, nyaris mustahil untuk menjuarai liga,” kata Guardiola.

 

“Kami merayakannya di lapangan hari ini dan menyenangkan bisa memenangkan laga terakhir di kandang.

 

“Dua atau tiga bulan terakhir, dukungan (dari suporter) sungguh luar biasa. Leicester begitu berbahaya. Mereka ingin bermain tetapi saya tidak mengharapkan mereka bertahan begitu dalam.

 

“Kami menyaksikan pertandingan Leicester dalam tiga sampai empat bulan terakhir, mereka luar biasa dan musim depan mereka akan berada disana (bersaing untuk papan atas). Tetapi kami berhasil mengalahkan mereka dan merayakannya bersama fans.

 

“Para pemain sudah matang, dan kami punya satu pertandingan lagi. Ini akan sulit di Brighton.

 

“Mereka memetik hasil di Arsenal. Kami bermain beberapa minggu yang lalu lawan mereka (di semifinal FA Cup) dan itu sangat berat.

 

“Mereka bermain dengan kebanggaan luar biasa, namun semua ada di tangan kami. Kami sempat tertinggal tujuh angka tetapi kami tidak pernah menyerah.

 

“Kami masih bersaing untuk gelar juara dan memenangkan 13 pertandingan beruntun.”

 

Sang bos juga memuji para pemainnya untuk terus berjuang mengingat apa yang dipertaruhkan.

“Itu adalah penampilan luar biasa. Luar biasa. Maaf, tapi itu begitu bagus,” Guardiola menambahkan.

"Kami tidak kecolingan satupun sepak pojok atau tembakan mengarah ke gawang. Terkadang Anda butuh gol seperti hari ini. Cara kami bermain di babak kedua sungguh hebat, terutama dari sisi karakter.

“Mengatahui betapa sulit mengatasi emosi. Mengetahui jika kami tidak menang, kami tidak akan menjadi juara. Kami punya tekanan karena semua berada di tangan kami. Kami pantas berada di posisi ini, kami punya satu laga terakhir dan kami akan mencoba (untuk jadi juara).”

Tentu, Guardiola tak lupa menyanjung sang kapten Vincent Kompany setelah gol indah yang ia ciptakan.

“Saya katakan sebelum pertandingan ‘jangan menembak Vinny’,” Pep melontar candaan.

“Ia benar untuk tidak mengikuti pikiran saya. Luar biasa. Hasratnya untuk memenangkan setiap pertandingan.

“Ada beberapa pemain penting bagi klub, sejarah klub ini lebih dari satu abad, tidak banyak gelar di lemari trofi namun ada banyak pemain yang membantu kami mencapai posisi sekarang.

“Ketika fit, Vinny adalah pemain luar biasa. Ia adalah pemain bertahan nyata dengan karakter pemimpin dan saya, klub serta semua orang bahagia untuknya.”