quote feed-section sponsor-promos cf show linkedin dugout

Berita Tim Utama

Video 1 Galeri

Juara: Analisa rekor City kontra enam besar

CHAMPIONS: City managed a superb record against fellow Top Six sides en route to the title

CHAMPIONS: City managed a superb record against fellow Top Six sides en route to the title

"Ketika Anda bermain melawan sesama kandidat juara, berharga enam poin bukan?”

Itulah penilaian Pep Guardiola pada bulan Oktober saat Manchester City bersiap menghdaapi Tottenham di Wembley setelah mengalahkan Arsenal dan imbang di Liverpool. Dalam pandangannya, pertandingan kontra rival langsung akan menentukan hasil dari pacuan gelar Premier League.

 

"Itulah kenapa pertadingan melawan kandidat juara menjadi sangat penting,” katanya. “Kami memulai dengan tiga laga tandang melawan mereka.

 

"Sangat penting untuk mengambil poin tersebut – ketika Anda menang, ia tidak menang.”

 

Akhir pekan lalu City menjuarai gelar Premier League paling kompetitif dalam beberapa dekade terakhir – mungkin yang terberat sepanjang sejarah – unggul satu poin dari Liverpool yang memiliki 97 angka (jumlah poin yang akan membuat mereka menjuarai Premier League di setiap musim lainnya kecuali dua tahun terakhir).

 

City meraih 25 poin dari 10 pertandingan kontra tim-tim enam besar, hanya menjatuhkan poin kontra Liverpool (imbang 1-1 di Anfield) dan Chelsea (kalah 2-0 di Stamford Bridge) serta memuncaki klasemen “liga mini” antara tim-tim dari enam besar dengan jarak yang cukup jauh. Rekor kita lebih bagus enam poin ketimbang Liverpool dan 13 poin diatas Chelsea dan Arsenal.

 

Barangkali hasil terpenting adalah kemenangan 2-1 atas Liverpool di Etihad awal Januari. Kekalahan akan membuat kita tertinggal 10 angka dan mengakhiri harapan menjuarai Premier League dua musim beruntun. Kemenangan akhirnya menutup jarak menjadi empat poin – dan secara signifikan memberikan dampak terhadap rival yang mulai goyang beberapa pekan setelahnya.

 

Kemenangan 6-0 atas Chelsea di bulan Februari menjadi pernyataan tegas City, begitu pula kemenangan 2-0 di Emirates pada partai pembuka. Setelah meraih Centurion dan kelelahan pasca Piala Dunia dimana 16 pemain City ambil bagian di Rusia, menang di partai pembuka kontra Arsenal sangat melegakan mengingat banyak pemain yang kelelahan.

 

Kemenangan 3-1 kita di kandang saat melawan United mungkin adalah yang paling nyaman, 44 operan berujung gol melengkapi dominasi kita. Dalam laga balasan di Old Trafford – kita mencatatkan kemenangan keenam dalam delapan musim terakhir.

 

Dalam pacuan Premier League paling kompetitif sepanjang sejarah, meraih 25 poin dari rival langsung adalah pencapaian impresif, dan barangkali menjadi kunci meraih dua gelar juara beruntun.

 

Klasemen akhir liga mini tim enam besar:

 

1 City – 25 points

2 Liverpool – 19 points

3 Arsenal – 12 points

4 Chelsea – 12 points

5 Tottenham – 7 points

6 Manchester United – 7 points