quote feed-section sponsor-promos cf show linkedin dugout

Berita Tim Utama

Video 1 Galeri

Vincent Kompany: Kapten yang fantastis

Sulit membayangkan pemimpin lebih hebat ketimbang Vincent Kompany yang status legenda-nya akan terus hidup diantara fans City untuk bertahun-tahun ke depan.

Pemain asal Belgia itu akan meninggalkan City setelah 11 tahun yang luar biasa bersama Klub. Selama itu pula ia telah membawa fans City menikmati kesuksesan luar biasa.

 

Kepergiannya jauh berbeda dari kedatangannya yang begitu sederhana saat pertama kali pindah ke City tahun 2008…

 

Kompany datang sebagai pemain yang belum terlalu terkenal setelah sebelumnya bermain di Anderlecht dan Hamburg.

Ia didatangkan, seminggu sebelum penambil alihan klub oleh Sheikh Mansour – dan membuat debutnya kontra West Ham United dua hari berselang.

 

Di bawah arahan Mark Hughes, ia awalnya bermain sebagai gelandang tengah, tetapi ketika Roberto Mancini bergabung di bulan Desember 2009, posisinya dirubah menjadi bek tengah, posisi yang kemudian membuatnya mengeluarkan potensi maksimalnya.

Kompany begitu krusial dalam keberhasilan City menjuarai FA Cup 2011, trofi pertama kita sejak 35 tahun dan merupakan awal dari dominasi kita di sepakbola Inggris.

Ia memainkan 50 pertandingan pada musim itu dan menetapkan reputasinya sebagai salah satu bek tengah terbaik di Premier League, memenangkan satu tempat di PFA Team of the Year dan menjuarai gelar Player of the Year City.

Ia ditunjuk sebagai kapten di musim berikutnya, posisi yang ia pegang hingga sekarang dan ia telah melayani tugas ini dengan begitu baik.

Momen paling menentukan yang ia ciptakan barangkali ketika mencetak gol penentu kemenangan 1-0 atas Manchester United di 2012, gol lewat sundulan yang mengamankan tiga angka dan membuat City kembali memimpin pacuan gelar setelah sebelumnya tertinggal delapan angka dari rival sekota.

Lima pekan berselang, kemenangan dramatis 3-2 atas QPR memastikan gelar Premier League pertama kita sejak 44 tahun terakhir. Kompany tampil luar biasa sepanjang musim dan kembali mendapatkan satu tempat di PFA Team of the Year. Kini ia dipandang sebagai salah satu bek tengah paling komplet seantero Eropa.


City menjuarai gelar ganda yaitu Premier League dan Piala Liga di bawah asuhan Manuel Pellegrini, mencetak rekor bagi tim Inggris yaitu 156 gol di semua kompetisi. Kompany kembali memenangkan satu tempat di PFA Team of the Year untuk ketiga kalinya dan memainkan 37 pertandingan di semua kompetisi saat mengalahkan Sunderland di final Piala Liga dan menyingkirkan Liverpool dalam perburuan supremasi tim terbaik di Liga.

Kompany memainkan final Piala Liga 2016 dimana kita mengalahkan Liverpool lewat adu penalti dan mencetak gol kedua dalam kemenangan 3-0 atas Arsenal di final musim lalu, laga yang membuatnya terpilih sebagai man of the match.

Dua minggu lalu, di usia 33 tahun ia kembali menciptakan momen menentukan bagi City – tembakan roket sejauh 30 yard yang memberikan kemenangan krusial City atas Leicester – hasil yang membuat City hanya terpaut selangkah menuju penobatan juara Liga.

Kompany bermain selama 86 menit di laga pamungkas kontra Brighton dan mengkonfirmasi gelar Premier League keempatnya sebagai pemain City dan tampil sebagai starter di final FA Cup dimana City menang 6-0 atas Watford.

Du luar lapangan, Kompany merupakan sosok multi talenta, ia menerima gelar master untuk jurusan global bisnis tahun 2017 dan terus menyuarakan pendapatnya tentang isu politik dan sosial. Ia membentuk Tckle4MCR untuk meningkatkan kepedulian terhadap orang-orang yang tidak memiliki rumah dan berharap bisa mengumpulkan £1 juta sebelum akhir tahun 2019.

Tidak diragukan Vincent Kompany akan dikenang sebagai salah satu bek terbaik Premier League, dimana tempatnya sebagai salah satu legenda City telah dipastikan.

 

THIS IS WHAT IT MEANS: Two of the very best!

 

Semua orang di Manchester City ingin berterima kasih kepada Vincent atas layanan luar biasanya kepada klub ini. Dari hari pertama ia datang, ia telah meningkatkan standar dan begitu penting bagi kesuksesan klub. Ia akan selalu dikenang atas kualitasnya di lapangan, dan profesionalismenya di luar lapangan.

 

Ini untukmu, Vincent Kompany. City mencintaimu lebih dari yang kamu tahu.