John Stones mengatakan skuad City berutang kepada rekan satu tim mereka yang cedera untuk menghasilkan penampilan terbaik mereka.

Pasukan Pep Guardiola telah melakukan perjalanan ke Italia untuk menghadapi Atalanta di pertandingan keempay di Liga Champions, membutuhkan hanya satu kemenangan lagi untuk mengamankan satu tempat di fase gugur.

BACA: Atalanta v City | Skuad yang berangkat

TONTON: Tunnel Cam | Arahan Waktu Jeda Dari Pep

Dengan beberapa pemain absen karena cedera - dan Phil Foden yang absen karena mendapat kartu merah - sebagian besar diskusi pra-pertandingan adalah mempertanyakan siapa yang akan menjadi pemain utama di Liga Champions dengan adanya laga krusial di hari Minggu melawan Liverpool - tetapi Stones menegaskan bahwa siapa pun yang dipilih, setiap skuad harus diilhami oleh mereka yang harus absen dari dari persaingan di setipa lini.

"Kita semua harus melangkah sebagai pemain dan berjuang untuk posisi kita dan rekan tim kita," katanya.

“Kami perlu bermain untuk para pemain yang cedera. Kita harus terus bekerja keras setiap hari dalam latihan dan menetapkan standar untuk semua orang.

"Itulah yang membawa kami sukses musim lalu - seberapa banyak kami melatih berbagai hal, seberapa besar kami mendorong satu sama lain sebagai rekan satu tim, berjuang untuk posisi utama.

"Kita harus mengambil tanggung jawab sebagai individu dan sebagai sebuah tim."

Merefleksikan masanya saat harus menepi, yang membuatnya melewatkan sembilan dari sepuluh pertandingan antara Agustus dan Oktober - kembali tampil saat tandang ke Norwich sebelum menderita cedera lain - Stones mengakui dia telah mengalami masa sulit, tetapi berharap untuk maju dan mempertahankan tempatnya di barisan pertahanan.

"Sangat sulit ketika cedera," katanya. “Itu sulit karena saya keluar dari tim; tidak bisa berada di sana untuk tim dan dipilih oleh manajer.

WATCH: Tunnel Cam: Arahan Guardiola Saat Jeda

“Saya mencoba untuk tetap bugar dan sehat seperti yang saya bisa dan menjalankan pertandingan ketika dipanggil dan berusaha melakukan yang terbaik untuk tim dan untuk diri saya sendiri.

“Saya merasa baik kembali; Saya merasa bugar dan saya harus tetap seperti ini selama mungkin - untuk sisa musim ini, semoga. ”

Dengan absennya Stones (antara lain), Guardiola terpaksa memasang pasangan bek tengah darurat, memanfaatkan Fernandinho dan Rodrigo dalam kemenangan kandang atas Atalanta.

Stones terkesan dengan cara rekan setimnya beradaptasi dengan peran mereka.

"Saya sangat terkesan dengan orang-orang seperti Fernandinho," lanjutnya. "Dia bermain di berbagai posisi dan bermain seolah-olah dia bermain di sana sepanjang kariernya.

“Itulah mentalitas hebat yang dia miliki dan juga para pemuda lainnya.

“Jika diminta memainkan posisi yang berbeda, tak perlu ditanya lagi - para pemain selalu siap melakukannya.

“Itu merupakan penghargaan bagi mereka dan itu adalah sesuatu yang harus dilihat orang-orang dan anak-anak muda terutama: terilhami dan menanamkannnya dalam diri merek.

"Ini tentang membantu tim dan kadang-kadang tidak memprioritaskan diri sendiri, orang-orang seperti Fernandinho dan Rodrigo telah melakukan itu dan lebih lagi menurut pendapat saya."

WATCH: Cuplikan Singkat: City v Atalanta

Stones juga berbagi cerita kedekatannya dengan sesama pemain bertahan dan Man of the Moment Kyle Walker, yang membuat gol kemenangan menit akhir laga hari Sabtu yang mendebarkan atas Southampton.

Pemain kelahiran Barnsley yang berusia 25 tahun itu berbicara tentang kegembiraannya atas pencapaian rekan satu timnya, seraya menambahkan bahwa dia merasa kemenangan itu hanya hadiah untuk penampilan City yang dominan.

"Saya pikir dalam hal tersebut, itu adalah sesuatu yang pantas kami dapatkan," katanya.

“Untuk cara kami bermain; bagaimana banyak hal ‘melawan’ kami, lawan berusaha membuang waktu di setiap aspek ... tapi sepak bola yang berbicara untuk kami - tempo yang kami mainkan, seberapa agresif kami dalam setiap aspek dan fakta kami terus berusaha sampai akhir.

“Itu menunjukkan mentalitas tim.

"Untuk Kyle, itu adalah sesuatu yang tidak akan dia lakukan dengan kaki kirinya! Dia bangga tentang hal itu sepanjang pekan dan memang begitu.

“Semua orang memberikan perannya untuk mendapatkan tiga poin dan itulah yang penting di akhir pekan. Itulah yang penting setiap pertandingan - mentalitas para pemain melalui situasi-situasi sulit dalam permainan.

"Kami mendapat tiga poin dan semua orang menyumbang untuk membantu kami mendapatkannya."