Pep Guardiola mengatakan City akan fokus penuh saat berada di Atalanta pada Rabu malam waktu setempat sebagai awal dari apa yang digambarkan manajer sebagai 'pekan yang luar biasa' untuk Klub.

Laga keempat Grup C Liga Champions besok di Italia kemudian dilanjutkan dengan perjalanan Liga Primer yang ditunggu-tunggu dengan penuh semangat untuk menjegal pemimpin klasemen Liverpool.

 

Tetapi ketika ia berbicara pada konferensi pers sebelum pertandingan kami kembali dengan tim asuhan Gian Piero Gasperini, bos City mengatakan focus dirinya dan para pemain hanya untuk mencatat kemenangan keempat beruntun yang akan mengamankan tempat di babak 16 besar menjelang dua pertandingan grup terakhir kami.

 

Dan meskipun City mencatatkan kemenangan 5-1 atas klub Italia tersebut di Etihad dua pekan lalu, sang bos mengatakan tim Serie A yang selalu berpikir untuk menyerang akan membuktikan diri sebagai lawan yang tangguh dan bahwa tidak akan ada rasa puas dari timnya.

 

TONTON: City 2-1 Southampton | Cuplikan Lengkap

 

"Ini adalah pekan yang luar biasa bagi kami karena kami datang ke Italia dan menghadapi Atalanta dan kemudian menghadapi Liverpool pada hari Minggu," kata Guardiola.

 

“Saya ingin lolos sesegera mungkin; Saya tidak berpikir tentang rotasi. Saya bermain laga demi laga.

 

“Berusaha untuk menang besok untuk berada di sana (babak 16 besar) untuk satu musim lagi - itu akan luar biasa.

 

"Tetapi jika tidak, ada laga kandang melawan Shakhtar dan tandang melawan Dinamo Zagreb, kita akan lihat nanti.

 

“Besok adalah pertandingan yang paling penting. Mencoba untuk bermain bagus, dan setelah itu fokus ke laga berikutnya.

 

“Sebelum pertandingan pertama mungkin ada bahaya (rasa puas diri), tetapi mereka tahu, mereka telah mengalami sendiri apa yang diperlukan untuk menghadapi mereka.

 

WATCH: Cuplikan Singkat: City v Atalanta

 

“Sekarang para pemain tahu apa yang aan dihadapi. Babak pertama sangat imbang, hingga akhirnya kedudukan menjadi 3-1.

 

“Kami sudah bersiap sebaik mungkin, kami tahu selalu sulit untuk bermain tandang di kompetisi Eropa.

 

"Meski begitu, masih ada tiga perempat musim lagi untuk dijalani setelah itu."

 

Laga ini dimainkan di stadion San Siro yang terkenal di Milan karena alasan stadion Atalanta sendiri tidak memenuhi persyaratan UEFA.

 

San Siro, yang menjadi tuan rumah bagi Inter Milan dan AC Milan dan Guardiola mengatakan dia sangat senang City berkesempatan bermain di salah satu tempat paling ikonik di Eropa.

 

"Itu adalah tanah legendaris di Italia, di Eropa dan di seluruh dunia," tambah manajer City. "Ini adalah tempat spesial untuk bermain sepak bola."

 

Sang Bos juga menegaskan kembali komitmennya pada filosofi serangan mendasar yang telah menopang karir manajerialnya.

 

"Itu masih sama seperti biasa. Saya mencoba untuk selalu menyerang dan bertahan, satu-satunya perbedaan didasarkan pada atribut pemain yang saya latih," tambah Pep.

 

"Pada akhirnya, saya mencoba untuk menghibur publik dan memainkan gaya sepakbola menyerang."