City finally ended the resistance of a stubborn Viktoria Plzen to win 4-2 during a largely subdued display at the Etihad Stadium.

Dengan City dan Bayern Muenchen telah lolos ke babak selanjutnya, harapan tim tamu adalah meraih posisi tiga untuk mendapatkan tempat di Liga Europa.

Plzen bermain dengan percaya diri dan mencoba untuk tidak sekadar bertahan tetapi juga menyerang gawang City.

Ketinggalan satu gol menyusul penalti Sergio Aguero setelah pertandingan lewat setengah jam tidak membuat mereka patah semangat. Dan hasil kerja keras mereka tidak sia-sia.

Hanya dua menit setelah gol Aguero, Plzen menyamakan kedudukan lewat tendangan keras Tomas Horava. Menerima umpan tarik dari sebelah kiri, Horava melepas tendangan keras persis dari ujung kotak penalti ke pojok gawang Joe Hart.

Jesus Navas masuk menggantikan Sergio Aguero yang mengalami cedera saat turun minum. Pemain ini berulang kali menimbulkan persoalan dengan kecepatan larinya, menyusur sayap kanan dan melepas umpan-umpan berbahaya.

Di menit ke 64 ia melepas umpan jitu ke Samir Nasri yang kemudian melepas tendangan dari jarak dekat untuk memulihkan keunggulan City.

Lagi-lagi Plzen bermain alot dan menyerang dan berhasil menyamakan kedudukan empat menit kemudian. Stanislav Tecl berdiri bebas dam melepas tembakan ke pojok gawang yang tak mampu diselamatkan Joe Hart.

Alvaro Negredo memulihkan keunggulan untuk City di menit ke-77. Umpan tarik Navas ke muka gawang gagal dimanfaatkan Edin Dzeko tetapi di belakangnya berdiri Negredo yang meneruskan ke gawang. Dzeko mengamankan kemenangan City setelah menyundul bola umpan silang James Milner untuk menjadikan skor 4-2 yang bertahan hingga akhir pertandingan.