Premier League yang tinggal menyisakan delapan pertandingan lagi bagi Manchester City menjadi ajang penentuan bagi Manuel Pellegrini untuk memenangkan trofi . Kali ini, lawan yang dihadapi City adalah Southampton, tim besutan Mauricio Pochettino, seorang yang tak asing bagi Pellegrini ketika mengadu nasib di Spanyol dulu. Bermain di kandang sendiri, City menampilkan skuad yang lengkap, hanya minus Sergio Aguero yang terkena cedera.
Baru saja pertandingan memasuki menit ke- dua, Edin Dzeko sudah dilanggar di dalam kotak penalti Southampton, membuat wasit menghadiahkan penalti untuk City. Yaya Toure yang menjadi algojo kembali berhasil menuntaskan tugasnya, 1-0 untuk City. Gol Yaya Toure tersebut menggenapi gol ke-18 baginya di Premier League.
Setelah kebobolan, Soton terus mengambil inisiatif penyerangan, dengan penguasaan yang lebih banyak di 20 menit awal babak pertama. Pertandingan sempat terhenti di menit ke-23, saat Jay Rodriguez mengalami cedera yang cukup serius, dan harus ditarik ke luar lapangan. Pukulan telak bagi Soton mengingat Rodriguez adalah lumbung gol terbanyak bagi tim di kawasan selatan Inggris tersebut.
Tim biru langit Manchester sempat mendapat peluang emas ketika di menit ke- 35, umpan Samir Nasri dari tendangan bebas, berhasil disundul oleh Dzeko, namun bola masih terarah jauh ke atas mistar gawang. Tak lama setelah momen tersebut, The Saints melancarkan serangan balik dan membuahkan peluang emas ketika di menit ke- 36, Jack Cork dijatuhkan di kotak penalti oleh Pablo Zabaleta, setelah sebelumnya meliuk-liuk melewati beberapa pemain City. Rickie Lambert yang ditunjuk sebagai algojo, dapat menuntaskan tugasnya dengan baik. Joe Hart sebenarnya sudah menebak arah bola dengan benar, namun bola masih tidak dapat digapai olehnya. Setelah gol tersebut, Sesekali City mampu memainkan bola, namun Soton masih terus menguasai bola dengan strategi lini bertahan yang tinggi dan determinasi tinggi ketika bertahan.
Beruntung, di menit ke- 46 (injury time), setelah sulit mengembangkan permainan, City justru mampu mencetak gol melalui set-play yang apik antara Yaya Toure, David Silva, Aleksandar Kolarov, dan dituntaskan dengan gol oleh Nasri. 2-1 untuk City. Ternyata, kejutan tak hanya sampai disitu saja, memasuki menit ke- 49 injury time, City mampu menambah gol kembali. Melalui umpan silang Kolarov di sisi kiri, Dzeko menyambutnya melalui sundulan yang tepat mengenai tiang dalam. 3-1 untuk City. Gol tersebut mengukuhkan gol ke- 11 Dzeko di Premier League musim ini. Walaupun Soton unggul dalam penguasaan bola di babak pertama, namun kedudukan sementara adalah 3-1 untuk City.
Di babak kedua, Soton masih tetap unggul dalam penguasaan bola, walaupun terlihat sudah menurun tingkat agresifitasnya. City melakukan pergantian di lini tengah dengan memasukkan Javi Garcia, dan menarik keluar Fernandinho. Selanjutnya, Dzeko digantikan oleh Alvaro Negredo sejak menit ke- 65. Meskipun menguasai bola, baru di menit ke- 75, Soton mencipatakan peluang terbaiknya, yaitu melalui Lambert yang mendapat kesempatan dari sudut yang cukup terbuka di sisi kanan, namun sayang bola masih melebar dari gawang Joe Hart.
Di 10 menit terakhir, City terlihat lebih banyak menciptakan peluang dan semakin mendominasi. Benar saja, di menit ke- 81, Jesus Navas mengirim umpan silang mendatar dari sisi kanan, dan berhasil dikonversi menjadi gol oleh Stefan Jovetic yang baru saja masuk menggantikan Silva. Skor menjadi 4-1 untuk City.
Sebenarnya Negredo memiliki kesempatan untuk mengakhiri ‘paceklik’ gol-nya, ketika mendapat peluang yang sangat emas semenit kemudian. Namun tendangan Negredo yang tinggal berhadapan dengan kiper masih mampu dihadang kiper Soton yang berasal dari Spanyol, Paulo Gazzaniga. Dominasi City berlanjut, ketika di menit ke- 85, tendangan mendatar yang keras dari Yaya Toure masih membentur tiang gawang. Hampir saja gelandang yang merupakan pencetak gol terbanyak bagi City di Premier League tersebut, menambah pundi-pundi golnya.
Sampai dengan peluit akhir, kedudukan tetap 4-1 untuk keunggulan City. Beruntung bagi City dapat memenangi pertandingan ini, mengingat Premier League semakin mendekati tahap akhir. Pemain terbaik pada pertandingan ini disematkan kepada David Silva yang berhasil menciptakan satu assist.