Manchester City menjamu West Bromwich Albion pada Senin (21/4) di Stadion Etihad dalam lanjutan Premier League yang tinggal menyisakan beberapa pertandingan lagi. Manuel Pellegrini, manajer City, memadukan Edin Dzeko dan Sergio Aguero bermain bersama sejak awal. Adapun David Silva yang diragukan tampil, ternyata diturunkan main sejak menit pertama. Javi Garcia bermain menggantikan posisi yang ditinggalkan Yaya Toure akibat cedera.
Lagi-lagi kali ini City membuat gol yang sangat cepat. Pertandingan baru berjalan tiga menit, City sudah mencetak gol! Sangat membuat kaget WBA. Gol terjadi berawal dari tendangan keras Aguero di dalam kotak penalti, lalu bola ditepis oleh kiper WBA, bola muntah kemudian disundul oleh Pablo Zabaleta sambil menjatuhkan badan. Gol yang sangat indah. Gol tersebut adalah gol pertama Zabaleta musim ini di ajang Premier League.
Setelah gol tersebut, City tidak kendur, terus menerus mendominasi dan melancarkan serangan yang agresif. Hasilnya, tujuh menit kemudian, City secara tidak terduga berhasil menambah gol melalui kaki Aguero, memanfaatkan kerjasama apik Samir Nasri dan David Silva, Aguero melepaskan tendangan dari luar kotak penalti yang tak mampu diantisipasi oleh Ben Foster.
Namun, kesialan menimpa City di menit ke-16, ketika Zabaleta kali ini justru kehilangan bola yang mengakibatkan WBA melancarkan serangan balik yang sangat cepat. Benar saja, WBA berhasil memperkecil ketinggalan melalui kaki Graham Dorrans. Setelah mengelabui Gael Clichy, Dorrans melepaskan tendangan voli dengan kaki kirinya, dan menjadi gol. Kedudukan 2-1 untuk City.
Pertandingan menjadi semakin seru. Serangan balik WBA sungguh berbahaya bagi City, namun City terus mendominasi permainan dengan penguasaan bola sebesar 72% di 34 menit pertama babak pertama. City kembali menuai hasil di menit ke- 35. Kali ini Martin Demichelis berhasil mencetak gol yang berawal dari tendangan sudut Nasri. Sebelum menjadi gol, Garcia sempat mensontek bola dengan kepalanya, dan akhirnya disambut dengan mudah oleh Demichelis yang tak terkawal. 3-1 untuk keunggulan tuan rumah.
Di menit ke- 42, Vincent Kompany membuat sebuah penyelamatan yang sangat vital. Hampir saja WBA menambah golnya lagi. Sudah tinggal menembak bola menyambut umpan silang, tendangan Stephane Sessegnon berhasil dihalau dengan aksi heroik Kompany yang memblok bola sehingga berbelok arah dan menghasilkan tendangan sudut. Aksi tersebut adalah momen kunci terakhir sebelum wasit meniup peluit tanda untuk turun minum babak pertama.
Di awal babak kedua, gaya permainan kedua tim tidak berubah. City tetap mengurung WBA yang masih menerapkan strategi bertahan dengan sangat dalam, sambil sesekali mencuri kesempatan untuk menyerang balik.
Hal yang kurang mengenakkan terjadi lagi pada The Blues. Setelah kehilangan Yaya Toure minggu lalu, kini Silva terlihat tidak sanggup melanjutkan laga akibat cedera di tengah-tengah jalannya pertandingan. Silva pun harus ditandu keluar, dan digantikan oleh James Milner di menit ke- 70.
Uniknya, peluang emas City di babak kedua cenderung sedikit. Baru di menit ke- 84 City mendapatkan peluang yang benar-benar ‘emas’ melalui Dzeko, namun sayang peluangnya pun masih belum jadi gol.
Di lima menit terakhir pertandingan, City beberapa kali mendapat peluang, namun tidak ada yang benar-benar nyata. Memasuki perpanjangan waktu, pertandingan terlihat seperti sudah selesai. Benar saja, tidak ada peluang yang betul-betul nyata dari kedua tim, sehingga, sampai wasit meniup peluit akhir, pertandingan berkesudahan 3-1 untuk kemenangan City.
Pemain terbaik pada pertandingan ini disematkan pada Demichelis. Kemenangan ini tetap menjaga asa City untuk tetap berada dalam jalur perebutan gelar.