Bermain di kandang sendiri, Sabtu (22/3), Manchester City mencoba tetap konsisten pada jalur perebutan juara Premier League. Manuel Pellegrini kembali mengusung pola 4-5-1 dengan memainkan penyerang Alvaro Negredo sejak menit pertama. City bermain tanpa kaptennya, Vincent Kompany, yang terkena skors akibat kartu merah minggu lalu. Posisi Kompany digantikan Joleon Lescott di lini belakang.
Adapun, Felix Magath, pelatih Fulham yang terkenal dengan reputasinya dalam meloloskan tim dari jurang degradasi di Bundesliga, memainkan pola yang relatif sama dengan City, yaitu dengan mengusung pola satu penyerang. Magath memainkan penyerang muda asal Inggris yang baru berumur 19 tahun, Cauley Woodrow.
Di 15 menit pertama, Fulham bermain sangat rapat ketika bertahan, membuat pemain-pemain City sulit masuk ke area pertahanan tim asal kota London tersebut. Baru di menit ke- 17, City mendapat peluang pertamanya melalui tembakan jarak jauh James Milner, namun tendangan kerasnya masih dapat ditepis oleh kiper Fulham, David Stockdale. City semakin mengurung Fulham setelah peluang Milner tersebut, dan sesekali Fulham mendapat bola untuk menyerang balik. Benar saja, di menit ke- 23 , setelah melalui skema penyerangan, tendangan keras Kieran Richardson hampir saja membobol gawang Joe Hart, beruntung bola masih melebar.
City akhirnya mendapatkan kesempatan untuk mencetak gol di menit ke- 24 setelah Negredo dilanggar Fernando Amorebieta di dalam kotak penalti. Yaya Toure yang menjadi algojo dapat menuntaskan tugasnya dengan baik. Bola sepakan Yaya Toure yang menyasar ke sisi kiri gawang, salah ditebak oleh Stockdale. Kedudukan 1 – 0 untuk City.
Setelah gol tersebut, City semakin percaya diri, sehingga membuat Fulham terkurung di area pertahanannya sendiri. Namun, di menit ke- 32, Fulham mendapat peluang setelah hasil skema serangan baliknya hampir membuahkan hasil, melalui kerjasama apik dengan Kieran Richardson, sundulan Sascha Riether masih melebar di sisi kiri gawang. Di menit ke -37, giliran serangan balik City yang hampir membuahkan gol. Melalui kerjasama cantik antara Fernandinho, Milner, dan David Silva, penyelesaian akhir Silva dengan me-lob bola berhasil diantisipasi Amorebieta di garis gawang. Pemain belakang asal Venezuela tersebut berhasil menggagalkan City menambah keunggulan.
Sebelum babak pertama usai, City kembali meraih peluang, alih-alih melakukan umpan silang dari sayap kiri, Aleksandar Kolarov malah melakukan tendangan langsung yang sangat keras di ment ke- 44, namun masih membentur mistar. Babak pertama berakhir, City unggul dalam penguasaan bola (69%) dan skor pertandingan tetap 1-0 untuk klub kebanggan kota Manchester tersebut.
Babak kedua bergulir, Fulham masih bermain dengan gaya yang sama, yaitu bertahan dengan menunggu di belakang bola dan melancarkan serangan balik. Saking bertahannya, sebelas pemain Fulham hampir selalu berada di belakang bola ketika City memegang kendali permainan.
Sial bagi Amorebieta, dirinya kembali membuat pelanggaran keras di dalam kotak penalti, kali ini terhadap Silva setelah sebelumnya gelandang asal Spanyol tersebut mendapat bola ‘fifty –fifty’. Penalti untuk City! Amorebieta pun diganjar kartu kuning kedua, sehingga terusir dari laga. Yaya Toure kembali melaksanakan tugasnya dengan baik, dan menjadikan skor bertambah menjadi 2-0 untuk City di menit ke- 54.
Bermain dengan 10 orang, membuat Fulham semakin kerepotan menghadapi serangan-serangan City. Imbasnya, di menit ke- 65, Yaya Toure membuat hat-trick! Untuk kesekian-kalinya Yaya Toure mencetak gol yang sangat indah, sebuah tendangan melengkung dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau oleh Stockdale. Kedudukan menjadi 3-0 untuk City.
Keberingasan City tak sampai disitu saja. Secara beruntun di menit ke-71 dan ke-72, Milner dan Kolarov mendapat masing-masing satu peluang, namun masih gagal menjadi gol. Setelahnya, di menit ke- 77 sebuah umpan Samir Nasri dari tendangan sudut, disundul oleh Demichelis yang hampir pasti menjadi gol keempat. Sundulan tersebut berhasil dihalau pemain Fulham tepat di garis gawang.
Akhirnya, setelah ditekan terus-menerus, Fulham kebobolan lagi untuk keempat kalinya. Adalah Fernandinho yang mencetak gol keempat di menit ke- 84. Sebuah tendangan keras hasil pantulan tendangan sudut, berhasil diolah terlebih dahulu oleh Fernandinho, dan melepaskan tendangan keras dari penghujung kotak penalti.
Fulham benar-benar terkoyak hari ini. Di menit ke- 88, Martin Demichelis berhasil menciptakan gol pertamanya selama membela City, yaitu dengan menyelesaikan bola muntahan Stefan Jovetic yang melepaskan tendangan keras dari sisi kanan, bola muntah tersebut disentuh sedikit saja oleh Demichelis sehingga menjadi gol kelima.
Sebenarnya, Negredo hampir menambah pundi-pundi golnya di penghujung laga, namun peluang emasnya dari jarak dekat masih gagal dikonversi menjadi gol. Sampai dengan wasit meniup peluit akhir, kedudukan tetap 5 – 0 untuk tim asuhan Pellegrini. Hasil ini menjadikan City bertengger di posisi ke-tiga Premier League dengan menyisakan sisa pertandingan yang lebih banyak atas pesaing terdekatnya, Liverpool dan Chelsea. Yaya Toure yang membuat hat-trick ditetapkan sebagai pemain terbaik dalam laga ini. Selamat untuk City !