City menjamu Swansea tanpa kehadiran David Silva dan Edin Dzeko dalam daftar skuat. Namun, Vincent Kompany telah kembali fit, dan langsung dimainkan sejak awal.
Sergio Aguero langsung membuat gebrakan saat laga berjalan dua menit, ketika tendangan terarahnya membahayakan gawang Lukasz Fabianski. Beruntung bagi The Swans, bola masih melebar karena membentur badan seorang bek.
Hampir mendominasi seluruh pertandingan, Yaya Toure cs sempat ‘kecolongan’ oleh sebiji gol dari kaki Wilfried Bony. Rekan senegara Toure itu berhasil membuat kaget seisi stadion setelah mencetak gol cepat pada saat laga baru berjalan sembilan menit. Setelah menerima umpan manis dari Nathan Dyer, Bony dengan tenang menceploskan bola ke gawang Joe Hart.
Setelah gol tersebut, praktis pasukan Manuel Pellegrini langsung melancarkan serangan lebih agresif. Absennya Silva di lini tengah cukup mempengaruhi kekreatifan lini tengah City. Tak dipungkiri, kemampuan magis Silva sangat dirindukan oleh para penyerang SkyBlues.
Momen yang ditunggu akhirnya datang 10 menit setelah gol tim tamu, Jesus Navas mengirim umpan silang dari sisi kanan dan disontek dengan pelan oleh Stevan Jovetic. Bola meluncur ke gawang tanpa berhasil ditahan Fabianski. Skor menjadi sama kuat 1-1.
Gael Clichy hampir membobol gawang mantan rekannya di Arsenal ketika tendangan kerasnya membentur tiang hanya lima menit sebelum waktu rehat.
Di babak kedua, tempo pertandingan semakin cepat. City beberapa kali mengancam pertahanan Swansea, dan puncaknya adalah gol dari kaki Toure setelah serangkaian permainan umpan mendatar. Fernandinho dengan cermat memberi umpan dengan tumit pada Toure di dalam kotak, dan gelandang bertenaga asal Pantai Gading itu berhasil bikin tembakan mendatar keras melewati Fabianski. Gol tersebut menjawab beberapa kritik terhadap Toure dan membalikkan keadaan untuk keunggulan tuan rumah.
Tak lama, Pellegrini terlihat ingin mengamankan kemenangan. Ia langsung melakukan pergantian pada menit 69’ dengan menarik keluar Jovetic dan digantikan oleh Frank Lampard. Strategi ini dinilai efektif untuk menguasai lini tengah.
Pada kuartal terakhir laga, permainan kedua tim semakin terbuka dan tempo semakin cepat. Navas memiliki peluang emas tujuh menit sebelum waktu penuh, tapi Fabianski lagi-lagi memblok bola dengan baik. Swansea hampir menyamakan kedudukan saat Bafetimbi Gomis tinggal berhadapan dengan Joe Hart. Beruntung, pemain asal Perancis tersebut menghasilkan sontekan yang melebar.
Di menit terakhir, Toure kembali mendapat peluang emas, bola tembakannya masih terlalu tepat ke arah badan Fabianski. City yang berusaha bangkit dari rentetan hasil buruk, akhirnya dapat menutup pertandingan dengan lega setelah wasit meniup peluit akhir. Tiga poin berhasil diamankan di Etihad!