Pellegrini memberi start kepada Frank Lampard di tengah absensinya Yaya Toure dan Eliaquim Mangala cukup bugar untuk duduk di bangku cadangan. Sementara itu, Danny Welbeck, yang baru datang dari Manchester United, menjadi starter bagi Gunners.
Arsenal memulai laga dengan baik dan untuk 15 pertama City harus menahan kepungan tuan rumah. Joe Hart harus beberapa kali siaga menyapu usaha pemain-pemain Arsenal dan gawangnya bahkan hampir kebobolan kala usaha Welbeck mengenai tiang.
Pada menit ke-27 City mengejutkan publik tuan rumah dengan membuka skor lebih dulu kendati Aaron Ramsey cs. masih di atas angin.
Jesus Navas mendapat bola di sektor kanan penyerangan dan ia menunda melepas umpan silang untuk menunggu para penyerang City masuk ke kotak sebelum memberi assist bagi Sergio Aguero yang menjebol gawang Wojciech Szczesny.
Pada babak kedua Arsenal kembali tancap gas seperti pada fase-fase awal pertandingan. Sang jawara bertahan awalnya dapat meredam tuan rumah dengan Fernandinho terutama tampil impresif melapisi barisan belakang.
Namun, pada menit ke-63, penetrasi Jack Wilshere menembus pertahanan Blues dan ia bisa melepas tembakan ke belakang atas gawang Hart dari jarak dekat.
Arsenal unggul 2-1 lewat tembakan voli Alexis Sanchez sekitar 10 menit dari gol Wilshere dan mereka berada dalam posisi ideal untuk memenangi laga.
Kendati demikian, City menolak tertunduk dan berhasil menyamakan kedudukan tujuh menit sebelum bubar lewat tandukan Martin Demichelis memanfaatkan sepak pojok pemain pengganti Aleks Kolarov.
Sang jawara bertahan punya dua kesempatan tambahan pada menit-menit akhir dengan Vincent Kompany cs. masuk ke gigi penuh untuk memenangi laga. Namun, usaha Kolarov masih mengenai tiang dan tembakan melambung Edin Dzeko, yang juga datang dari bangku cadangan, melabrak mistar.
Blues sebenarnya berhasil menceploskan bola ke gawang Arsenal tapi Samir Nasri sang pencetak gol terlebih dulu berada dalam posisi off-side.
Sungguh akhir mendebarkan dari laga brilian di sore hari cerah London Utara tersebut.