City hit the Wembley trail again after thrashing Sheffield Wednesday 7-0 in the Capital One Cup third round at the Etihad.

Babak kedua yang luar biasa di Etihad, khususnya untuk tuan rumah. Manchester City mampu mencetak empat gol dalam waktu 12 menit sebelum menambah tiga gol lainnya di sisa waktu penuh --Frank Lampard mencetak dua gol dan berandil besar dalam dua gol lain.

Tak ada yang bisa memprediksi skor akhir laga akan sebesar ini, mengingat kedua tim bermain tanpa gol setelah istirahat.

Manuel Pellegrini terlihat ingin mempertahankan trofi ini yang diraih setelah menaklukan Sunderland di final musim lalu -- dengan melihat skuat yang diturunkan.

Beberapa perubahan terjadi dalam skuat ketika versus Chelsea hari Minggu lalu, dengan David Silva, Sergio Aguero, dan Samir Nasri absen karena cedera, lalu Pablo Zabaleta diskors dan Willy Caballero menggantikan Joe Hart di bawah mistar gawang.

Tim tamu, sebaliknya, mengistirahatkan beberapa pemain pilarnya, mungkin saja manajer Stuart Gray berpikir bahwa kekalahan berat takkan terelakan oleh tim yang baru satu kali kalah di liga musim ini -- dan dia mungkin ada benarnya.

Coba tanyakan itu pada 6.000 fans tim tamu, meskipun mereka bepergian jauh demi mendukung Sheffield, dalam 45 menit pertama, mereka hanya melihat City punya satu kesempatan mencetak gol yang nyata pada menit ke- 19, ketika tendangan Eliaquim Mangala membentur tiang gawang.

The Owls, seperti juga Stoke dan Chelsea, selalu bertahan dengan rapi ketika City menyerang, dan ini seperti berhasil di paruh babak pertama. .

Situasi bisa berubah, jika ada pergeseran taktik. Benar saja --walaupun tidak begitu jelas juga apa yang City lakukan --, baru 15 menit babak kedua berjalan, juara Inggris telah memimpin dengan empat gol!

Gol pembuka terjadi hanya dua menit setelah istirahat, yaitu James Milner memberi umpan pada Lampard di dalam kotak penalty, dan mantan pemain Chelsea itu menyelesaikannya dengan sebuah tembakan menyusur tanah, membuktikan bahwa ia belum kehilangan sentuhannya untuk mencetak gol.

Enam menit setelah itu, umpan silang Jesus Navas disapu bersih oleh Edin Dzeko – adalah gol pertamanya musim ini. City belum selesai sampai disini.

Dalam waktu 90 detik kiper Owls kembali mengambil bola dari gawangnya, kali ini Jesus Navas yang mencetak gol indah, lagi-lagi Lampard berperan sebagai pemberi assist.

Kamil Zayatte dikartu-merah wasit karena melanggar Lampard di dalam kotak penalti. Yaya Toure menjadi algojo dengan baik, merayakan gol pertamanya musim ini.

Umpan silang Aleks Kolarov kemudian menjadikan Dzeko mencetak gol kelima City pada laga ini, tepat memasuki menit ke- 77. Ini semua masih belum berakhir, ketika Jose Pozo menggenapkan gol tuan rumah menjadi enam, saat laga tersisa dua menit dari waktu normal. Lampard akhirnya melengkapi pundi gol tuan rumah saat laga memasuki masa tambahan waktu.

Minimal tim Gray telah melakukan perjalanan tandang yang berkesan dan menghibur para pendukungnya, sementara City sudah berpikir tentang kembali cepat-cepat ke Wembley untuk laga puncak.