Manuel Pellegrini mulai melakukan rotasi pada pertandingan kali ini. Bermain di Stadion KC, Manchester City memulai laga dengan duet bek tengah Vincent Kompany dan Eliaquim Mangala. Nama terakhir sempat terjatuh mentalnya, namun ia harus berterima kasih pada Dzeko secara khusus.
Pellegrini juga memutuskan untuk memakai jasa Willy Caballero di bawah mistar gawang, dan kita melihat Joe Hart duduk di bangku cadangan.
Pertandingan yang diprediksi akan ketat seakan terlihat tidak demikian ketika laga baru berjalan tujuh menit, ketika Sergio Aguero tiba-tiba mencetak gol ke gawang tuan rumah. Bola liar di dalam kotak penalti Hull City disundul oleh Pablo Zabaleta, lalu disambut tendangan voli nan keras oleh penyerang Argentina tersebut.
Hull seakan semakin larut dalam keterpurukan. Hanya empat menit setelah gol Aguero, Dzeko melepas tendangan keras melengkung dari dekat kotak penalti, dan masuk ke gawang Allan McGregor. Belum 15 menit laga berlangsung, skor sudah 0-2 untuk tim tamu.
City yang mendominasi pertandingan, lengah, dan dikagetkan oleh sebuah gol yang awam terjadi dalam level tertinggi sepak bola. Sepuluh menit setelah gol Dzeko, Hull membangun sebuah serangan balik, dan umpan silang salah satu pemainnya salah diantisipasi oleh Mangala. Ya, bek tengah Perancis tersebut membuat gol bunuh diri setelah sebelumnya melakukan debut impresif saat melawan Chelsea minggu lalu.
Tak lama, Aguero hampir saja menebus kesalahan Mangala, ketika ia menggiring bola di dalam kotak, dan melepas tembakan keras ke gawang McGregor. Namun sayang, bola hanya beberapa senti melebar dari gawang Hull.
Mangala mungkin sedang mengalami hari yang buruk. Pertama kali bermain tandang di Premier League, Mangala malah memberikan penalti untuk Hull pada menit ke- 31. Abel Hernandez dijatuhkan olehnya di dalam kotak penalty, dan si pemain mengambil sendiri penaltinya, dan gol.
Skor sama kuat ini sempat membuat tuan rumah bergairah dan menjadi berbahaya. Apalagi dukungan supporter di kandang semakin menambah semangat para pemain. City sendiri sempat kesulitan membangun serangan dan malah lebih sering tertekan sebelum jeda babak pertama.
Yaya Toure sempat memberi asa lima menit setelah jeda, tembakan kerasnya dari luar kotak membentur tiang gawang Hull. Ini mungkin adalah satu-satunya peluang emas City sebelum Dzeko menjadi penyelamat bagi City dan juga menebus ‘dosa’ Mangala.
Dua puluh tiga menit setelah jeda, penyerang asal Bosnia tersebut mencetak sebuah gol indah hasil sepakan keras menyusur tanah. Menerima umpan David Silva, Dzeko sempat menggiring bola terlebih dahulu untuk menemukan ruang tembak, dan boom! bola mengalir deras ke sudut kiri gawang McGregor.
Gol tersebut memang menjatuhkan mental tim tuan rumah, namun Hull sempat menggempur pertahanan City kembali saat lima menit menjelang laga berakhir. Beruntung, seorang Lampard kembali bermain luar biasa, ia kembali mencetak gol melalui skema serangan balik yang cepat. Gol Lampard ini kembali meyakinkan publik bahwa ia ternyata belum habis, dan masih berbahaya di atas lapangan.
Dzeko yang sepanjang pertandingan bermain sangat apik, dipilih sebagai ‘Man of The Match’ oleh para fans City di Indonesia.