Fernandinho’s late winner proved enough to settle a see-saw battle with Aston Villa at the Etihad.

Pertandingan yang betul-betul tak bisa dilupakan bagi publik di Etihad Stadium, laga ini menyajikan emosi, drama, sekaligus akhir yang manis bagi pendukung City di seluruh dunia.

Pellegrini melakukan sedikit perubahan skema untuk laga kali ini, tren performa Villa yang sedang menanjak membuat Pellegrini  merubah formasi dari 4-2-3-1 yang digunakan melawan West Ham minggu lalu menjadi 4-5-1.

Yaya Toure-Fernando-Lampard menjadi trio di tengah sementara Silva dan Navas diplot sebagai sayap dan Aguero bermain sebagai ujung tombak, Pellegrini tampak ingin memenangkan pertarungan di lini tengah dengan menumpuk lima gelandang.

Menit ke-3 City sudah unggul satu gol berkat blunder yang dilakukan oleh Guzan, Aguero yang berada di tempat dan waktu yang tepat tidak menyiakan peluang dan membuka skor menjadi 1-0.

Zabaleta tampil sangat solid di sepanjang babak pertama, melakukan tekel serta beberapa kali aksi penyelamatan untuk memastikan timnya tidak kebobolan. Benteke, Fabian Delph, Bacuna dan Cleverley bermain sangat baik bagi Villa, 15 menit terakhir babak pertama Villa mendapatkan momentum dan lebih menguasai permainan, kendati demikian skor tetap tak berubah dan menutup babak pertama dengan kedudukan 1-0 bagi City.

Memasuki babak kedua, Pellegrini melakukan pergantian pemain dan perubahan skema. Yaya ditarik keluar untuk memberikan jalan bagi Fernandinho masuk, beberapa menit berselang Lampard juga digantikan oleh Milner, City kembali ke skema 4-2-3-1 dengan Milner di kiri dan Fernando-Fernandinho sebagai duet jangkar.

Menit ke-64 City mendapatkan tendangan bebas di depan gawang Villa, kesempatan ini tidak disia-siakan oleh Kolarov yang memang merupakan spesialis eksekutor tendangan bebas City. Kolarov mencetak gol cantik melewati pagar hidup Villa untuk merubah skor menjadi 2-0, ia juga terpilih sebagai man of the match.

Tertinggal 2-0 membuat Sherwood melakukan pergantian dua menit berselang, ia memasukkan Charles N’Zogbia untuk memberikan kecepatan pada lini tengah Villa, satu menit setelah N’zogbia masuk Tom Claverley yang dipinjam dari Man Utd mencetak gol dari kemelut di depan kotak penalti,City 2 Villa 1.

Gol Cleverley seakan memberikan momentum bagi Villa, skuad arahan Tim Sherwood mengambil alih penguasaan bola dan terus menekan pertahanan City. Menit ke-72 Joe Hart dipaksa melakukan penyelamatan gemilang , Villa terlihat sangat berbahaya dari open play maupun bola mati.

Menit ke-82 Bony masuk menggantikan Aguero, Pellegrini seperti ingin mempertahankan hasil 2-1, bertahan sambil sesekali melakukan serangan balik lewat kedua sayap Navas dan Milner.

Tekanan demi tekanan Villa berbuah di menit ke-85, Sanchez datang sebagai pahlawan untuk membuat Etihad terdiam lewat golnya yang menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Villa benar-benar dalam momentum yang sangat positif setelah memastikan tempat di final Piala FA, mereka terus menyerang dan mencari gol kemenagan.

fernan

Ketika City seperti akan kehilangan tiga angka, aksi satu-dua Milner dan Silva menghasilkan sepak pojok untuk City, crossing dari Kolarov mampu diselesaikan dengan gemilang oleh Fernandinho yang berhasil lolos dari kawalan Sanchez. Publik Etihad meledak, Pellegrini melompat, Sherwood tertunduk, adalah City yang membawa pulang tiga poin hari ini.