City’s Premier League title defence suffered another damaging blow with defeat at in-form Crystal Palace.

Harapan bangkit pada hari raya Paskah pupus saat Selhurst Park menjadi saksi kekalahan City dari Crystal Palace. Gol telat Yaya Toure tak mampu mengejar Palace yang terlebih dahulu unggul lewat gol Glenn Murray dan Jason Puncheon.

Dengan tertinggal sembilan poin di belakang Chelsea, perburuan gelar juara semakin sulit dilakukan. City harus segera kembali fokus untuk menghadapi derbi hari Minggu melawan United yang kini duduk di peringkat tiga di atas City dan unggul satu poin.

Pasukan Manuel Pellegrini mengawali laga dengan baik di ibu kota, mendominasi penguasaan bola dan kerap menyerang, salah satunya dari tembakan Sergio Aguero.

David Silva seperti biasa menunjukkan gaya khas nya di lapangan tengah, sedangkan Jesus Navas dengan kecepatannya kerap menekan di sisi kanan.

Namun, pada menit ke-34, Murray memanfaatkan bola liar pada jarak dekat dari tembakan Scott Dann walaupun sebelumnya ada kecurigaan offside pada kedua pemain. Palace pun unggul 1-0.  

Memasuki babak kedua, Fernandinho menjatuhkan Murray yang memberikan tendangan bebas untuk Palace. Puncheon yang mengeksekusi tendangan tersebut sukses melesakkan bola yang tak dapat dijangkau Hart.

Kini City harus melakukan semua upaya terutama saat organisasi pertahanan Palace semakin tangguh.

Harapan mendapat penalti untuk pasukan Pellegrini sempat hadir ketika bola mengenai tangan Murray di kotak penalti.

Pemain pengganti Samir Nasri memiliki kesempatan untuk mengejar ketingglan, namun Toure lah yang berhasil mencetak angka untuk City pada menit ke-78.

Kini City semakin terpuruk dan berada pada posisi ke-empat klasemen sementara Liga Primer Inggris.