City kembali ke jalur kemenangan dengan mengalahkan Swansea 2-1 di Etihad Stadium...

Luar biasa! Itulah kata-kata yang tepat untuk menggambarkan betapa hebatnya mental anak asuh Manuel Pellegrini. Kendati Swansea mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit ke-90, Yaya Toure melanjutkan rekor positifnya melawan Swansea ketika menjadi kreator gol kemenangan di masa injury time lewat tembakan indah.

Pellegrini memilih mengistirahatkan Kevin De Bruyne di laga ini, ia baru dimasukkan pada menit ke-67, sebagai gantinya Jesus Navas tampil dari menit pertama dan membayar kepercayaan Pellegrini dengan satu assist.

Laga berjalan cukup alot di babak pertama, Swansea mencoba memainkan sepakbola tempo lambat, menunggu City membuat kesalahan sendiri dan melancarkan serangan balik cepat.

Jesus Navas in possession

Taktik yang cukup efektif, terbukti baru 15 menit laga berjalan Swansea sudah memiliki dua peluang bersih kendati kegemilangan Joe Hart membuat Swansea frustrasi.

Jesus Navas tampil luar biasa di babak pertama, ia memiliki peluang mencetak gol di menit ke-24 setelah mengecoh bek lawan di dalam kotak penalti, sayang tembakannya bisa diblok bek Swansea.

Satu menit berselang City membuka keunggulan memanfaatkan sepak pojok, umpan Navas dengan sempurna disundul Bony yang berhasil melepaskan diri dari kawalan bek Swansea. Sebagai rasa hormat Bony tidak merayakan golnya di menit ke-25.

Memasuki babak kedua City membuat satu pergantian, Raheem Sterling ditarik keluar digantikan oleh Fabian Delph, ini membuat City berganti formasi menjadi 4-4-2. Usaha ini dilakukan Pellegrini untuk membuat permainan timnya sulit dibaca oleh lawan yang memang bertahan sangat dalam.

Sadar akan kalah jika terus bertahan, Alan Curtis membuat dua pergantian kunci: memasukkan Jefferson Montero dan Betafimbi Gomis, keputusan ini sangat krusial merubah jalannya pertandingan.

Joe Hart watches on in the rain

Sebaliknya di sisi the Blues Kelechi Ihenacho dan Kelechi De Bruyne masuk menggantikan David Silva dan Wilfried Bony.

Swansea mulai terus menekan pertahanan City, penyelamatan demi penyelamatan terus dilakukan oleh Joe Hart, hingga di akhir waktu normal Swansea memecah kebuntuan.

Diawali operan terobosan dari lini belakang, Eliaquim Mangala gagal menutup pergerakan Gomis, penyerang asal Prancis itu menjebol gawang Joe Hart lewat tembakan keras dari sudut sempit, 1-1 Swansea mengejar saat pertandingan tersisa empat menit.

Alih-alih frustrasi, skuad City malah seakan tersengat. Yaya Toure muncul sebagai mesin pendorong, ia menggiring bola sendirian hingga ke dalam kotak penalti dan melepas tembakan kendati dikawal empat orang. Tembakan Yaya mengenai punggung Kelechi, beruntung bola masuk ke gawang Lukasz Fabianski.

City kembali unggul 2-1 saat waktu hanya tersisa 1 menit!

Hasil ini membuat pasukan Pellegrini kembali ke puncak klasemen minimal salama 24 jam, tetapi kemenangan ini seakan memberi sinyal kuat hasrat City untuk kembali merengkuh gelar Liga Primer musimi ini.