Laga baru berjalan 30 menit namun The Blues sudah tertinggal 2-0, beruntung pada paruh kedua berkat determinasi tim dan gol Sergio Aguero, City mampu memperkecil ketinggalan. Sayangnya, pada babak kedua juga, City harus kehilangan Gael Clichy yang dikeluarkan akibat kartu merah yang ia terima
Perjuangan City tak pernah surut hingga menit-menit terakhir, hal ini terlihat dari aksi Joe Hart yang dengan gemilang menyelamatkan tendangan penalti dramatis Lionel Messi.
Jika ingin realistis, harapan terbaik City saat menghadapi tim seperti Barca adalah dengan mempertahankan clean sheet, namun dengan kekuatan lini depan tim Catalan yang dikawal Messi, Suarez dan Neymar semuanya terasa sangat sulit.
Walau tampil di Etihad The Blues terlalu larut dalam tekanan sehingga Manuel Pellegrini harus bekerja keras untuk melawan Barcelona yang mempu bangkit setelah kekalahan mengejutkan saat melawan Malaga. Sebaliknya City seharusnya dalam kondisi moral positif pasca kemenangan fantastis kontra Newcastle.
Pendukung tuan rumah hanya perlu menunggu 16 menit untuk melihat Vincent Kompany mencoba melakukan penyelamatan lewat sundulan yang justru memberi ruang bagi Luis Suarez untuk melesakkan tendangan dari jarak enam yard. The Blues langsung menghadapi tugas berat.
Edin Dzeko menyundul bola terlalu melebar saat City melakukan serangan yang cukup langka, terlalu banyak umpan tak terukur dan akhirnya saat laga berjalan setengah jam Suarez kembali mencatat namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan Jordi Alba.
31 menit dan City sudah tertinggal dua gol, Pellegrini pun langsung kehilangan momen gemilang nya bersama City saat menantang Stoke dan Newcastle pada dua laga terakhir. Bahkan nyaris saja semuanya menjadi semakin buruk saat peluang tercipta lewat aksi Dani Alves sesaat sebelum paruh pertama berakhir.
Pasca turun minum City bermain dengan intensitas tinggi dan nyaris saja pada menit ke-50 Edin Dzeko yang dalam posisi bebas mencetak angka. Namun tendangan nya dari jarak lima yard itu mengarah tepat ke tangan penjaga gawang.
Empat menit berselang, Aguero juga sempat menciptakan peluang yang hanya meleset beberapa inchi – namun gol yang dibutuhkan The Blues baru tercipta pada menit ke-68
Fernandinho menggiring bola yang mengarah pada David Silva di dalam kotak penalti dan dengan cerdik Aguero memberikan sentuhan terakhir gemilang untuk melewati Stegen dan memberi City harapan. Gol yang mengingatkan kita pada jasa Aguero saat City melawan QPR pada perebutan gelar juara.
Namun, harapan yang baru saja tercipta seketika pupus ketika Gael Clichy mendapat kartu merah dan City harus bermain dengan sepuluh orang. Tayangan ulang memperlihatkan Alves melakukan percobaan ceroboh dan Clichy sedikit tidak beruntung.
Langsung saja perhatian berubah menjadi bukan lagi mencegah kebobolan namun menerima bahwa tertinggal satu angka adalah hasil yang cukup realistis.
Nyaris saja kerja keras The Blues pada babak kedua menjadi sia-sia saat tekel Pablo Zabaleta memberikan hadiah penalti bagi Barcelona. Seperti halnya musim lalu, Messi menaruh bola pada titik putih dan melaju ke perempat final , tapi kali ini Hart menunjukkan kehebatannya saat ia berhasil menggagalkan tendangan Messi yang kemudian menyundul bola rebound tersebut.
Hasil yang kurang memuaskan bagi City, namun baik pemain maupun penggemar City yakin bahwa perjuangan masih panjang dan jauh dari akhir.