Meskipun memimpin jalannya pertandingan, Blues sempat tertinggal sesaat jelang turun minum, beruntung David Silva mampu mencetak gol penyimbang pada masa injury babak pertama.
Memasuki paruh waktu kedua, City terus menekan Chelsea. Namun sayangnya tak ada satu pun peluang yang berbuah hasil.
Satu angka boleh jadi merupakan hasil yang cukup baik, namun tentu saja Blues harus kecewa atas kegagalan mereka membawa pulang tiga poin.
Walau mayoritas perhatian tertuju pada absennya Diego Costa dan Cesc Fabregas, City juga dihantui absennya Samir Nasri dan Eliaquim Mangala yang belum pulih total dari cedera.
Sang juara tampil melawan Chelsea dengan tertinggal lima angka. Artinya sebuah kekalahan akan membuat jarak ini semakin lebar dengan sang pemuncak klasemen. Walaupun, masih banyak laga tersisa, perebutan gelar juara akan semakin berat.
Sementara itu sang tuan rumah sukses mempertahankan rekor 100% tak terkalahkan pada laga kandang. Walaupun sempat dipermalukan Bradford City 4-2 di Piala FA, Chelsea berhasil membayar kekalahan tersebut dengan mengungguli Liverpool 1-0 pada Piala Liga.
Sementara itu City yang berambisi menghindari rekor tiga kekalahan beruntun setelah takluk oleh Arsenal dan Middlesbrough memulai setengah jam paruh pertama dengan percaya diri. City nyaris memimpin saat Aguero menerima bola Kompany, namun tendangan nya yang terlalu melebar belum membuahkan hasil.
Empat menit jelang turun minum, Chelsea terlebih dulu unggul.
Menerima umpan lambung, Eden Hazard meneruskan bola pada Loic Remy. Kompany yang gagal melakukan penyelamatan pun harus rela menyaksikan gawang Hart bergetar.
Terus berusaha pada penghujung paruh pertama, City terus mengandalkan Fernandinho, Jesus Navas dan James Milner yang sukses dengan duel mereka masing-masing.
Tertinggal satu gol dari kubu Jose Mourinho di Stamford Bridge tentu akan membuat tugas tim manapun begitu berat pasca turun minum. Namun skenario itu tak menggetarkan semangat Blues saat mereka kembali menyerang.
Silva, Bacary Sagna dan Jesus Navas bekerja sangat apik. Diawali dengan Sagna yang membuka ruang bagi Navas sempat mengecoh Thibaut Courtois. Aguero yang sukses mendapat bola kemudian memberikannya pada Silva dan diselesaikan dengan tendangan dari jarak empat yard.
Pasca turun minum, Blues terus mendapatkan momentum. The Pensioners pun tak berdaya pada paruh kedua yang terasa lama bagi mereka.
Satu peluang sempat diciptakan Fernandinho melalui sundulan nya. Sayang sundulan tersebut masih mampu ditepis Courtois. Kerja keras Courtois berbanding terbalik dengan Hart yang menjadi pengamat sepanjang laga. Tidak banyak kiper yang merasakan hal tersebut saat melawan Chelsea musim ini baik pada laga kandang maupun tandang.
Frank Lampard yang tampil pada 20 menit terakhir mendapat sambutan hangat. Namun, gol yang sempat ditakutkan publik tuan rumah tak mampu tercipta dari aksi lampard.
Ini merupakan hasil buruk bagi Chelsea yang hanya mampu melesakkan tiga tendangan tepat sasaran sepanjang laga. Sedangkan sang juara tampil prima sejak awal laga hingga akhir.