Frank Lampard climbed off the bench to ensure City made a winning start to 2015 after Sunderland had come from two goals down to level the scores late on.

Babak pertama berlangsung berat untuk tuan rumah, dimana Black Cats bertahan dengan sangat dalam dan penuh disiplin tinggi. Kreatifitas lima gelandang Manchester City tidak sanggup menembus pertahanan lawan sampai dengan rehat.

Terhitung, City hanya mampu menghasilkan dua tembakan ke gawang selama 45 menit pertama --karena dalamnya pertahanan Sunderland membuat pasukan Pellegrini lebih sering melepas tembakan jarak jauh.

Laga baru berjalan dua menit, Stevan Jovetic sempat mengancam, namun sepakannya terlalu keras sehingga bola menyasar ke arah tribun penonton. Kesempatan kedua lahir dari usaha David Silva, namun setelah kemelut di depan gawang Costel Pantilimon, gelandang Spanyol tersebut belum bisa memetik hasil. Silva kembali memperoleh peluang pada menit ’31 ketika tendangannya masih bisa ditepis oleh kiper yang juga mantan rekannya musim lalu.

Peluang terbaik di babak pertama sebenarnya lahir dari kaki Sebastian Larsson dari tendangan bebas. Sepakan gelandang internasional Swedia tersebut bisa ditepis dengan baik oleh Willy Caballero, kiper yang baru menjalani laga keduanya di liga sejauh ini.

Di babak kedua, awalnya semua akan terlihat sama, tapi ternyata menjadi berubah drastis karena ulah Yaya Toure yang berhasil mencetak gol. Pada menit ’57 gelandang Pantai Gading ini melepas tembakan dari luar kotak penalti yang tak mampu dihalau Pantilimon.

“Setelah gol Yaya, permainan jadi lebih hidup, tempo juga seketika naik cepat sampai peluit akhir.”

...Laporan Laga...

 

Karena tim tamu bermain lebih menyerang, City mampu menggandakan keunggulan 10 menit kemudian. Kali ini lewat sontekan manis Stevan Jovetic. Penyerang Montenegro itu menyelesaikan umpan silang Gael Clichy dengan sedikit atraksi dari jarak dekat, dan bola meluncur deras ke gawang Sunderland.

Namun, skuat Gus Poyet lagi-lagi bikin kejutan untuk City. Hanya dalam tempo tiga menit, Sunderland mampu menyamakan kedudukan! Dua gol dicetak oleh mantan pemain Blues, yaitu Jack Rodwell dan Adam Johnson. Gol dari nama terakhir lahir dari titik penalti setelah Pablo Zabaleta dianggap melanggar Alvarez.

Pergantian Pellegrini yang memasukkan Frank Lampard tidak sia-sia. Gelandang yang baru saja meneruskan kontrak bersama City ini hanya butuh empat menit untuk cetak gol. Pada menit ’73 ia menerima umpan Clichy yang diselesaikan dengan sundulan terarah, bola pun masuk ke gawang Black Cats.

Perbedaan satu gol begitu riskan, Pellegrini pun fokus untuk mempertahankan keunggulan. Jovetic dan Nasri ditarik keluar, dan diganti oleh Aleks Kolarov serta James Milner. Alhasil, demi mempertahankan skor, City bermain tanpa penyerang murni selama 20 menit.

City sempat mendapat satu lagi peluang emas empat menit sebelum bubar. Menerima umpan Silva, usaha Fernandinho yang tinggal berhadapan dengan kiper masih bisa dihalau oleh mantan rekannya tahun lalu itu. Ini adalah kesekian kalinya Pantilimon melakukan penyelamatan dalam pertandingan yang tepat jatuh di Tahun Baru.

Skor tidak berubah sampai peluit akhir, tuan rumah berhasil meraih tiga poin dari tangguhnya perlawanan The Black Cats.