City lost vital ground in the title race after losing 2-0 to Arsenal at the Etihad Stadium.

Terhitung, selama laga berlangsung, Manchester City tidak mampu membuat satu golpun. Pertahanan yang tidak biasa dari Gunners --yang kali ini apik bertahan di belakang bola-- sangat sulit ditembus, sehingga nyaris tidak ada peluang yang benar-benar emas dari tuan rumah.

Walaupun bermain di kandang, dan didukung langsung oleh pemenang Cityzens, City gagal menunjukkan performa impresif.

Adalah Santi Cazorla yang mencetak gol pertama untuk tim Arsene Wenger. Gol ini lahir dari titik penalti setelah Nacho Monreal dilanggar oleh Vincent Kompany di dalam kotak pada menit ’24.

Cazorla

Hampir sepanjang babak pertama City tak mampu berbuat banyak karena apiknya pertahanan Arsenal. Jika ingin menyebut satu peluang kunci di 45 menit pertama, mungkin hanya peluang dari Kun Aguero sembilan menit sebelum bubar, itu pun sundulannya --setelah terima umpan silang James Milner-- masih terlalu lemah sehingga tidak merepotkan Ospina.

Manuel Pellegrini berupaya mengubah taktik untuk mengejar defisit gol. Bos memasukkan Stevan Jovetic saat babak kedua dimulai dan menarik keluar Milner.

Tapi, pergantian ini tak cukup, sehingga orang Chile itu kembali melakukan pergantian, kali ini memasukkan Lampard dan Dzeko untuk menambah tenaga segar plus daya serang.

Aguero

Satu-satunya momen emas di babak kedua adalah saat Jovetic sedikit telat menjangkau umpan silang Jesus Navas, pada menit ’60.

Enam menit kemudian, City justru kebobolan lagi, kali ini lewat bola mati. Penyerang Olivier Giroud berhasil melakukan sundulan akurat tepat ke sisi kanan gawang Joe Hart.

Sepuluh menit terakhir, City terus berupaya menyerang, tapi tidak ada gol yang tercipta sampai wasit meniup peluit akhir.