Tendangan George Boyd tak lama setelah laga berjalan satu jam sudah cukup untuk membawa The Clarets unggul meraih tiga poin di Turf Moor.
Kekalahan ini tidak hanya membuat The Blues semakin sulit mengejar Chelsea namun juga waspada melihat Arsenal, Liverpool dan United yang siap mengambil keuntungan dari kekalahan sang juara bertahan.
Manuel Pellegrini kembali membawa Vincent Kompany – sebagai satu dari empat perubahan dari laga terakhir saat unggul 2-0 melawan Leicester.
Pentingnya tiga poin bagi kedua tim pada laga ini membuat atmosfir di Turf Moor semakin panas pada derbi Lancashire kali ini.
The Clarets sangat membutuhkan tiga poin untuk keluar dari posisi tiga terbawah sedangkan City wajib meraih poin penuh jika ingin terus memperkecil jarak dari Chelsea yang akan melawan Southampton hari Minggu – tak heran jika laga ini merupakan laga hidup dan mati bagi kedua tim Liga Primer Inggris ini.
Pada 45 menit pertama, pertandingan terlihat sangat membosankan dengan kerumunan penonton yang terlalu sunyi. Apakah City terlalu memikirkan laga selanjutnya kontra Barcelona atau masih belum bisa melupakan kekalahan dari Liverpool tiga pekan lalu ? yang jelas aura sang juara tidak hadir pada pertandingan yang mengecewakan ini.
Pada lapangan ini beberapa musim lalu City sangat perkasa dengan mencetak keunggulan 5-0 sebelum paruh pertama berakhir, kini 4,000 pendukung yang berkunjung harus kecewa melihat beberapa peluang dari Edin Dzeko, Fernandinho dan Sergio Aguero.
The Blues memiliki dua peluang pada menit-menit awal babak kedua dengan kerjasama Aguero dan David Silva. Aguero yang memberikan umpan tidak dapat diselesaikan dengan sempurna oleh Silva saat tendangannya masih terlalu melebar.
Aguero kemudian juga melesakan tendangan yang dihasilkan dari aksi Pablo Zabaleta. Burnley pun tak mau kalah, pada menit ke-56 tendangan voli spektakuler George Boyd nyaris menembus gawang City. Tendangan yang seharusnya membuat City waspada justru membuat City tertinggal satu gol empat menit berikutnya. Penjagaan yang buruk membuat Boyd dengan mudah mencoba kembali keberuntungannya yang kali ini sukses merobek jala Hart.
Sungguh ini merupakan pukulan yang berat bagi sang juara dengan tertinggal satu gol walaupun masih banyak waktu tersisa.
Namun peluang-peluang yang ditunggu sangatlah minim dengan menit-menit yang semakin habis. Salah satu peluang dari Aguero dan Yaya Toure pada menit ke-81 gagal sebelum Frank Lampard masuk pada penampilan Liga Primer Inggris nya yang ke-600.
Kesempatan nyaris datang melalui penalti saat Ben Mee tampak menjatuhkan Zabaleta – namun sayang tak ada keputusan yang menguntungkan.
Pada masa kritis ini City harus segera bangkit jelang kunjungan mereka ke Camp Nou Rabu malam melawan Barcelona pada leg kedua Liga Champions Eropa.