City menjadi tim pertama yang mengalahkan Sevilla di Ramon Sanchez Pizjuan dalam ajang Liga Champions.
Manuel Pellegrini melakukan pergantian taktik dengan menyimpan De Bruyne di bangku cadangan, sebagai gantinya Yaya Toure lebih menyerang dan Fernando masuk di tengah untuk berduet dengan Fernandinho.
Kecepatan Sterling dan Navas di sayap menjadi malapetaka bagi Sevilla malam ini, seakan ingin membungkam kritikan Sterling tampil luar biasa di babak pertama.
Laga baru berjalan delapan menit, City sudah membuka gol lewat penyelesaian dingin kaki kiri Sterling memanfaatkan operan Fernandinho.
Pergerakan Sterling pula yang mengawali gol kedua City di menit ke-11. Tekanannya membuat Coke melakukan kesalahan, Raheem menggiring bola melepas umpan pada Bony. Tembakan Bony masih bisa ditepis Rico tetapi bola muntah langsung disambar Fernandinho dengan sundulan, 2-0 City menjauh.
Terus mendominasi laga membuat City kecolongan di menit ke-24, Coke melakukan overlap melewati Kolarov dan mengirim umpan sempurna yang tak disia-siakan oleh Tremoulinas, Sevilla memperkecil ketinggalan menjadi 1-2.
Setelah tembakannya membentur tiang di menit-menit awal, Navas memastikan kepulangannya ke Ramon Sanchez Pizjuan untuk meraih tiga angka. Pergerakannya di sayap kanan selalu mengancam, dan akhirnya ia membuat assist bagi Bony di menit ke-35.
Bony melepas tembakan mendatar yang tak bisa diamankan Rico setelah memanfaatkan crossing Navas dari sayap kanan, City menjauh 3-1.
Memasuki babak kedua, the Blues tampil solid terutama di lini belakang. Kuartet Sagna-Kompany-Otamendi-Kolarov membuat frustasi para penyerang Sevilla. Fernando Llorente berhasil dikunci sepanjang malam oleh Otamendi dan akhirnya diganti oleh Ciro Immobile.
City menuntaskan misi meraih tiga angka di Spanyol sekaligus memuncaki klasemen grup D.