City melanjutkan momentum pertandingan melawan Newcastle dalam laga melawan Bournemouth.
Tanda-tanda itu tampak jelas saat laga baru berjalan 6 menit, the Blues sudah membuka skor lewat penyelesaian tap-in Raheem Sterling. Gol ini merupakan hasil kerjasama cantik antara Fernandinho – Zabaleta dan Bony.
Empat menit berselang giliran Bony yang mencatatkan namanya di papan skor. Menyambut umpan crossing Bacary Sagna di sisi kiri, Wilfried mengakhiri puasa golnya sejak terakhir kali mencetak gol ke gawang West Brom.
Gol kedua Sterling betul-betul indah, diawali umpan gemilang dari Kevin De Bruyne yang membelah pertahanan Bournemouth, Sterling menari-nari menipu dua bek lawan sebelum menceploskan bola ke gawang Artur Boruc.
Sterling melengkapi hattrick-nya di penghujung babak pertama lewat serangan balik. Navas yang sudah berhadapan satu lawan satu dengan kiper, tembakannya masih bisa diblok, bola jatuh ke kaki Sterling yang dengan tenang menempatkan bola diantara kaki Boruc, sungguh penyelesaian berkelas.
Bournemouth mencetak satu gol hiburan di menit ke-21 lewat Glenn Murray.
Memasuki babak kedua, tempo laga menurun drastis dibandingkan dengan babak pertama. Melihat liga Champions hanya berselang dua hari, Pellegrini menarik Yaya Toure di babak kedua.
Sayang dua pemain yang dimasukkan sebagai pemain pengganti juga bermasalah, Fernando mendapat benturan di lututnya sedangkan Samir Nasri tampak jelas mengalami masalah hamstring.
Pada titik ini Manuel Pellegrini telah membuat semua pergantian pemain sehingga praktis City seperti bermain dengan 9 pemain.
Kendati demikian the Blues tetap berhasil menambah angka di menit ke-88, lewat serangan balik cepat Navas mengirim umpan yang diterima dengan sempurna oleh Bony, sambil memutar badannya tembakan Bony bersarang tepat ke gawang Boruc.
City mempertahankan puncak klasemen, Bony kembali menemukan ketajamannya sementara Raheem Sterling mencetak hattrick, sore yang luar biasa untuk citizens Indonesia!