Empat gol bersarang di gawang Willy Caballero, dua diantaranya berbau offside memberikan kekalahan tandang pertama bagi City musim ini.
City memulai laga dengan solid, Pellegrini melakukan pergantian taktik dengan memasukkan kembali Fernando dalam starting XI. Masuknya Fernando membuat City bermain dengan dua ball winning midfielder dalam diri Fernando – Fernandinho.
Sementara Yaya diberikan tugas sebagai gelandang serang sehingga ia bisa menyerang lebih bebas.
Taktik yang terbukti jitu, gol pertama City diawali dari sebuah serangan balik cepat mematikan. Memanfaatkan salah umpan Walker, Yaya mengambil bola dan langsung berlari kencang dari daerah sendiri ke gawang Spurs. Ia melepas umpan cantik pada De Bruyne yang mencetak gol dengan eksekusi tembakan mendatar yang tenang dan dingin.
3 gol dari 3 pertandingan untuk De Bruyne, sebuah catatan menakjubkan dari bintang baru City.
Otamendi bermain impresif mematikan ancaman dari Harry Kane, sayang Spurs mampu menyamakan kedudukan di penghujung babak pertama kendati gol tersebut berbau offside.
Walker mengirim umpan dari sisi kiri, Caballero mampu melakukan penyelamatan. Bola muntah jatuh ke kaki De Bruyne, sayang ia salah mengumpan kepada Eric Dier yang langsung melepas tembakan keras ke pojok kiri gawang Caballero.
Petaka datang di babak kedua, diawali situasi bola mati Toby Alderweireld membawa Spurs unggul 2-1 di menit ke-49. Ia memenangkan duel udara dengan Fernando, menyundul bola dengan tenang ke gawang Caballero yang maju untuk mengamankan bola.
Gol ini memberikan tekanan pada City, tertinggal satu gol membuat Pellegrini menarik Toure dan menggantinya dengan Navas.
Bola mati lagi-lagi menjadi penyebab kebobolan City sore ini, di menit ke-60 eksekusi tendangan bebas Eriksen membentur tiang gawang, bola muntah jatuh ke kaki Harry Kane yang langsung melepas tembakan voli ke pojok gawang Caballero, Spurs 3 City 1.
Seakan menambah luka City, Erik Lamela memperbesar kedudukan menjadi 4-1 di menit ke-78. Memanfaatkan kelengahan pertahanan City di sisi kiri dan buruknya komunikasi Caballero dan Demichelis, Lamela dengan mudah menceploskan bola ke gawang City.
Di titik ini City tak mampu bangkit kendati memasukkan Samir Nasri dan Patrick Roberts di penghujung laga. City menderita kekalahan tandang perdana musim ini di White Hart Lane.