Dua kekalahan beruntun di Liga Primer dan Liga Champions membuat Pellegrini mempersiapkan laga ini dengan serius. Alih-alih memberikan kesempatan pemain muda untuk tampil dari awal, ia menurunkan skuad terbaiknya dalam laga putaran ketiga Capital One Cup.
Hal ini terbukti dengan turunnya Sterling, De Bruyne dan Aguero dari menit awal, dilengkapi Jesus Navas di sayap kanan City tampil dengan formasi 4-2-3-1.
Pellegrini memberikan waktu istirahat pada Fernandinho dan sebagai gantinya Fernando kembali masuk dalam starting eleven. Navas memulai pertandingan dengan gemilang, akibat pergerakannya wasit memberikan penalti pada City di menit ke-8.
Kun menceploskan bola ke sisi kanan dengan tenang, 1-0 City memimpin.
Jika ada satu nama yg bermain fenomenal malam ini adalah De Bruyne, ia selalu berbahaya setiap menerima bola dan di menit ke-25 ia mencetak sebuah gol berkelas.
Diawali umpan satu-dua dengan Sterling, De Bruyne mencetak gol dari sudut sempit walaupun dibayangi satu bek Sunderland.
City tak mengendurkan serangan, hasilnya di menit ke-32 lewat serangan lewat sayap kanan bola berhasil dioper ke Sterling yang berdiri bebas sendirian di dalam kotak penalti. Tendangan Sterling sempat membentur tiang sebelum terpantul ke badan Vito Mannone dan masuk ke gawang.
Memimpin 3-0 City semakin rileks, kepercayaan diri Sunderland seakan runtuh. Sterling akhirnya membuka keran golnya malam ini setelah menerima assist sempurna dari De Bruyne yang membelah pertahanan Sunderland, City semakin menjauh 4-0.
Memasuki babak kedua intensitas pertandingan sedikit menurun. City tetap menguasai penguasaan bola 60 persen berbanding 40 persen untuk Sunderland.
Pellegrini memberikan beberapa pemain muda kesempatan untuk berdebut, diawali dengan Patrick Roberts menggantikan Navas, lalu Manu Garcia masuk menggantikan Kun, dan dilengkapi dengan masuknya George Evans menggantikan Yaya Toure.
Evans menjadi pemain pertama yang mewakili City dari tim U8 hingga tim utama. Sementara Sunderland mendapatkan gol hiburan di menit ke-82 lewat sundulan Toivonen.
Hingga wasit meniup peluit akhir pertandingan, City terbukti terlalu kuat bagi Sunderland. City maju ke putaran berikutnya Piala Capital One setelah menumbangkan Sunderland 4-1 di Stadium of Light.