Susunan pemain yang ditampilkan Manuel Pellegrini menghadapi Everton di leg pertama semifinal Capital One Cup membuktikan betapa seriusnya City membidik gelar ini.
Aguero, Silva, De Bruyne dan Yaya Toure tampil dalam starting line up, tiga perubahan dibuat Pellegrini dari skuad yg tampil minggu lalu: Caballero menggantikan Joe Hart, Clichy dan Fabian Delph juga tampil dari menit awal.
City memulai laga dengan gemilang, mengambil inisiatif permainan dan menekan semenjak awal.
Peluang emas pertama City jatuh ke kepala Otamendi di menit ke-23, sayang sekali sundulannya masih melambung tipis diatas mistar gawang Joel.
Everton bukannya tanpa peluang, lewat Romelu Lukaku dan Ross Barkley duo bek tengah Mangala dan Otamendi harus jatuh bangun mengamankan gawang Willy. Perangkap offside yang diterapkan Lukaku cukup efektif setidaknya sepanjang 45 menit pertama.
Petaka City datang satu menit jalang turun minum, Ross Barkley melepas tembakan keras dari luar kotak penalti, kendati bisa ditepis oleh Willy bola jatuh tepat di depan Funes Mori yang dengan leluasa mencetak skor di menit ke-46.
Usai turun minum Pellegrini membuat dua pergantian, Demichelis masuk menggantikan Mangala dan Jesus Navas mengisi tempat Delph. Hasilnya cukup efektif, sang pemain pengganti mencetak gol penyeimbang di menit ke-77.
Diawali umpan panjang Fernandinho dari kotak penalti sendiri, bola diterima Aguero di sisi kanan pertahanan lawan, ia menggiring dua bek Everton sebelum memberi assist sempurna kepada Jesus Navas yang mengirim Joel ke arah yang salah.
Sayangnya dua menit berselang Everton kembali menyamakan kedudukan. Buruknya konsentrasi lini belakang menjadi penyebabnya, Gareth Barry mengirim umpan silang yang disundul dengan sempurna oleh Lukaku. Martin Demichelis tampak out of position mengantisipasi pergerakan Lukaku sehingga striker Belgia itu leluasa menyundul bola.
Hingga peluit akhir pertandingan dibunyikan, City gagal menyamakan kedudukan. Hasil ini tidak sepenuhnya kabar buruk bagi City, karena leg kedua semifinal Capital One Cup akan dimainkan tanggal 27 Februari di Etihad. Satu gol tandang yang diciptakan sangat berharga karena keunggulan 1-0 saja akan mengantar City ke Wembley, tempat partai final akan dilangsungkan.