Apa yang Terjadi
Seperti diperkirakan, Spurs langsung memberikan tekanan dari menit awal, mereka menerapkan pressing tinggi dan membuat bek serta para pemain tengah City berada dalam tekanan.
Determinasi tinggi tuan rumah membuahkan hasil ketika umpan silang Danny Rose menciptakan kepanikan di kotak penalti dan Aleksandar Kolarov yang mencoba membuang bola malah membuat gol bunuh diri. Itu merupakan awal pertandingan yang tidak diinginkan oleh the Blues, dan menyebabkan tugas City semakin berat.
Spurs memenangkan pertarungan di lini tengah dan tanpa perlawanan berarti, City kesulitan memulai membangun serangan.
Tendangan bebas Sergio Aguero saat laga memasuki masa setengah jam, adalah peluang mengarah ke gawang pertama City, tetapi tidak lama berselang Tottenham menggandakan keunggulan mereka lewat penyelesaian Dele Alli dari jarak dekat setelah menerima umpan terobosan dari Son Heung-Min.
Aguero nyaris memperkecil ketertinggalan lima menit jelang turun minum lewat tembakan mendatar yang ditepis Lloris lalu bola membentur tiang.
Hasil pertandingan bisa saja dipastikan lebih awal setelah tekel gegabah Fernandinho pada menit ke-65 kepada Alli berbuah tendangan penalti, Claudio Bravo mampu menepis eksekusi Erik Lamela sehingga membuat peluang City tetap hidup.
Ketika laga menyisakan 15 menit, Silva melepas umpan terobosan kepada Kelechi Iheanacho, tetapi si bocah ajaib gagal menaklukkan Lloris. Fakta ini menggarisbawahi bahwa ini bukanlah menjadi hari baik bagi City.
10 menit jelang bubaran, the Blues terus menekan dan membuat peluang dari kaki Aguero beberapa kali, tetapi anak asuh Guardiola harus menerima kekalahan pertamanya dari tangan tim asal London tersebut.
Momen Kunci
Gol bunuh diri Kolarov merubah arah pertandingan bagi City. Itu merupakan sebuah ketidakberuntungan, ia harus membuang bola karena tekanan pemain Spurs di belakangnya – tetapi sayang gol itu memberikan dorongan moril kepada tuan rumah.
Foto Pertandingan
PERTEMUAN TAKTIK: Pep tersiksa melihat anak asuhnya
Man of the Match
Sore yang sulit terutama bagi lini pertahanan City, tetapi John Stones terus melakukan tugasnya, tetap tenang dalam situasi sulit dan terus memompa rekan-rekannya agar tidak menyerah. Bahkan usahanya di penghujung laga hampir menciptakan gol hiburan oleh Aguero.
Statistik dan Pencapaian
Spurs kini telah memenangkan 23 dari 39 pertandingan Premier League melawan City – lebih banyak daripada tim Premier League lainnya.
Pochettino kini telah mencatatkan dua kemenangan atas Pep Guardiola dari 10 kali pertemuan.
Ini merupakan kekalahan pertama City di seluruh kompetisi semenjak takluk di tangan Real Madrid bulan Mei lalu.
Spurs kini telah memenangkan tiga pertemuan terakhir antara kedua tim dan mencatatkan penampilan terbaik di awal musim semenjak 1961/62 – sebuah pencapaian yang ironisnya dipatahkan oleh City