Gol dari David Silva dan Nicolas Otamendi di kedua babak memberikan kemenangan bagi City di derb Manchester.

Apa yang terjadi?

City mengawali permainan sebagaimana mestinya, menguasai penguasaan bola sementara United hanya menunggu giliran untuk menyerang balik.

The Reds mempersilahkan the Blues menguasai bola, dan mendapatkan peluang pertama di menit ke sembilan lewat kerja sama Raheem Sterling dan Gabriel Jesus, namun back heel pemain Brasil tersebut tidak menemui Silva.

Kemudian peluang tercipta lewat Gabriel Jesus yang memperdayai Marcos Rojo sebelum tendangannya berhasil dijinakkan De Gea.

Saat babak pertama akan berakhir tanpa gol, City memecah kebuntuan.

Sepak pojok Kevin De Bruyne tidak sengaja membentur Romelu Lukaku dan Silva adalah orang pertama yang menyambutnya dan mengoyak gawang De Gea untuk membuat City unggul.

Tidak lama setelahnya, De Bruyne mengancam pertahanan United lagi lewat serangan balik kilatnya, tapi pergerakan Sane terlalu cepat sehingga bola tertinggal di belakangnya.

Di akhir tambahan waktu, United menyamakan kedudukan.

Umpan silang jauh ke kotak penalti menyentuh kepala Otamendi dan melewati Fabian Delph sehingga Marcus Rashford mampu melepas tendangan terarah ke gawang untuk menyamakan kedudukan.

Vincent Kompany diganti oleh Ilkay Gundogan saat jeda sehingga Fernandinho ditarik ke belakang bersama Otamendi.

The Blues kembali menguasai jalannya pertandingan dan hanya butuh sembilan menit untuk kembali unggul - dan Lukaku kembali berperan penting dalam gol tersebut saat tendangan bebas De Bruyne gagal disapu dan membentur Herrera yang diakhiri dengan tendangan akrobatik oleh Otamendi.

Di menit ke-70, De Bruyne memaksa De Gea melakukan penyelamatan saat terjadi jual-beli serangan.

United hampir menyamakan kedudukan lewat Rashford yang memanfaatkan kesalahan Delph sehingga membuat Ederson melakukan penyelamatan.

The Reds kembali nyaris mencetak gol saat Anthony Martial melepas umpan silang rendah ke arah Lukaku yang menyambutnya dari jarak dekat dan namun berhasil digagalkan Ederson.

Pertama lewat kaki Lukaku dan kedua adalah Juan Mata.

Sebuah penampilan yang berani dari kiper Brasil tersebut.

Di menit akhir, City punya beberapa peluang untuk mengubur pertandingan - dua peluang jatuh kepada Bernardo Silva - tapi tidak ada satupun gol yang tercipta higga wasit Oliver meniup peluit panjang tanda saatnya selebrasi.

Momen kunci:

Penyelamatan ganda dari Ederson dengan wajah dan lehernya.

Pemain bintang: David Silva

Sebuah penampilan yang lengkap dengan sebuah gol, perjuangan dan kepemimpinan.

Apa artinya...

City unggul 11 poin dari Manchester United.

Apa selanjutnya?

City bertandang ke South Wales untuk bersua Swansea di Liberty Stadium. Lalu kembali ke Etihad melawan Tottenham Hotspur.

Statistik dan pencapaian

Awal terbaik Premier League di musim ini

The Blues sukses di sembilan laga tandang Premier League.

City mencatatkan kemenangan beruntun terpanjang di sejarah Premier League - 14. Arsenal juga menang 14 laga Premier League beruntun, walaupun ini terjadi dalam dua musim.