Musim Manchester City berjalan semakin baik.

Kemenangan 4-0 atas Swansea berkat gol David Silva (2), Kevin De Bruyne dan Sergio Aguero menandakan City telah mengumpulkan 49 poin dari 17 laga Premier League.

Torehan tersebut adalah yang terbaik di sepak bola teratas Inggris sejak Football Association (FA) berdiri tahun 1888; lebih baik dari skuat Tottenham musim 1960-61.

City adalah tim pertama yang meraih 15 kemenangan beruntun di Premier League, menyalip Arsenal yang mampu meraih 14 kemenangan pada Februari dan Agustus 2002.

Pep Guardiola tidak hanya meningkatkan standar City, tapi ia juga telah menyegarkan sepak bola Inggris.

Faktanya, performa City tak begitu mentereng sebelum laga ini. Kemenangan dramatis atas Huddersfield, Southampton dan West Ham menunjukkan kualitas juang kami namun performa tidak seperti di awal musim. Dan kemenangan atas United, walaupun penting, tapi tidak menunjukkan permainan terbaik kami.

Tapi mungkin itulah ketakutan para rival City. Selama periode tersebut, kami masih bisa unggul 11 poin di puncak klasemen.

Tapi, penampilan melawan Swansea menandakan kembalinya performa terbaik City. The Blues lebih cepat ambil alih bola ketimbang lawan dan banyak menciptakan peluang, sementara lawan kesulitan mengimbangi permainan. Sebuah penampilan yang lengkap.

Aguero memulai laga dengan melewati tiga pemain sebelum usahanya hanya menyentuh sisi gawang dan tembakan voli Fernandinho ditepis oleh Lukas Fabianski.

Silva akhirnya membuka keunggulan usai menyambut umpan silang Bernardo dengan sontekan halus.

De Bruyne mencetak gol kedua City dari tendangan bebas di sisi kiri yang mengarah ke tiang jauh. Ia kini telah terlibat dalam 13 gol  (Lima gol, delapan assist) di Premier League sejak bulan September.

Silva hampir mencetak gol ketiga saat berhadapan satu lawan satu melawan Fabianski, sayang bolanya menyamping tipis.

Ederson melakukan penyelamatan gemilang dari usaha Roque Mesa yang membentur Fabian Delph, namun kiper Brasil tersebut mengubah arahnya untuk melakukan penyelamatan.

City lalu bermain lebih ke dalam, mengantisipasi serangan lawan. Aguero menambah gol keempat usai melewati tiga pemain belakang sebelum menempatkan bola ke arah kanan Fabianski.

Sebuah penampilan yang tajam dari City, skuat yang tak henti-hentinya menyerang dan mencetak gol.

Man of the Match: David Silva

Pemain jenius. Pencetak dua gol dan orkestrator permainan City. Penampilan yang luar biasa.

Apa artinya

City mengukir rekor 15 kemenangan beruntun di Premier League.

Rekor sebelumnya dipegang Arsenal pada bulan Februari dan Agustus 2002.

Ini juga menandakan the Blues mengukir awal terbaik di sepak bola Inggris, melewati torehan Tottenham pada 1960/61.

City tetap unggul 11 poin di puncak Premier League dari 17 laga.

Selanjutnya

City akan kedatangan Tottenham pada Sabtu (16/12), sebelum berkunjung ke Leicester di Carabao Cup tiga hari kemudian.